BANJARMASIN | Sentrapos.co.id — Sebuah video yang memperlihatkan oknum polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) mengemudi sambil merokok dan bermain ponsel viral di media sosial. Aksi tersebut menuai sorotan publik karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain sekaligus melanggar aturan lalu lintas.
Dalam video yang beredar luas, oknum polisi yang diketahui bertugas di lingkungan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) terlihat mengendarai mobil tanpa mengenakan sabuk pengaman. Tak hanya itu, ia juga tampak santai merokok sambil memainkan telepon genggam saat kendaraan melaju di jalan raya.
Situasi semakin memancing perhatian setelah pengendara motor yang merekam kejadian tersebut justru mendapat respons sinis dari oknum polisi tersebut.
Disebutkan, saat menyadari dirinya direkam, sang AKBP malah merekam balik pengendara dan menyebut perekam video iri terhadap dirinya.
Video tersebut pun langsung menuai kritik tajam dari warganet karena dianggap mencoreng citra institusi kepolisian yang seharusnya menjadi contoh tertib berlalu lintas.
Polda Kalsel Benarkan Sosok dalam Video Anggotanya
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi membenarkan bahwa pria dalam rekaman itu merupakan anggota Polda Kalimantan Selatan.
“Iya benar anggota, sudah diperiksa Propam,” ujar Kombes Adam Erwindi saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026).
Adam menegaskan, oknum AKBP tersebut kini telah menjalani pemeriksaan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalsel untuk proses lebih lanjut.
“Anggota tersebut telah diperiksa oleh Paminal Propam Polda Kalsel untuk diproses lebih lanjut,” tegasnya.
Jadi Evaluasi Internal Kepolisian
Polda Kalsel menyatakan kasus ini menjadi evaluasi serius bagi internal kepolisian agar seluruh personel lebih disiplin dan memberikan teladan kepada masyarakat.
Adam berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
“Ini menjadi pelajaran bagi kami ke depannya, semoga tidak ada lagi anggota yang melakukan pelanggaran,” ucap Adam.
Kasus ini kembali memicu perbincangan publik terkait pentingnya keteladanan aparat penegak hukum di ruang publik, khususnya dalam kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Publik Soroti Etika Aparat di Jalan Raya
Aksi mengemudi sambil bermain ponsel dan merokok dinilai sangat berisiko memicu kecelakaan lalu lintas. Selain melanggar etika berkendara, tindakan tersebut juga bertentangan dengan kampanye keselamatan berkendara yang selama ini gencar disosialisasikan kepolisian.
Sejumlah warganet meminta agar penanganan kasus dilakukan secara transparan dan memberikan efek jera, mengingat pelanggaran dilakukan oleh aparat penegak hukum sendiri.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa setiap anggota kepolisian memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan publik melalui sikap disiplin dan profesionalisme di tengah masyarakat. (*)
Poin Utama Berita
- Video AKBP di Kalsel nyetir sambil merokok dan main HP viral.
- Oknum polisi disebut bertugas di Polda Kalimantan Selatan.
- Polisi dalam video tidak mengenakan sabuk pengaman.
- Pengendara yang merekam justru disebut iri oleh oknum AKBP.
- Polda Kalsel membenarkan sosok dalam video adalah anggotanya.
- Propam Polda Kalsel telah memeriksa oknum tersebut.
- Kasus disebut menjadi evaluasi internal kepolisian.
- Publik menyoroti keteladanan aparat dalam berlalu lintas.
- Mengemudi sambil bermain HP dinilai membahayakan keselamatan.
- Warganet meminta proses penindakan dilakukan transparan.

















