Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWAVIRALWISATA & KULINER

VIRAL! Driver Ojol dan Turis Asal China Diduga Diintimidasi di Terminal Probolinggo Saat Hendak ke Bromo

36
×

VIRAL! Driver Ojol dan Turis Asal China Diduga Diintimidasi di Terminal Probolinggo Saat Hendak ke Bromo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PROBOLINGGO | Sentrapos.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan intimidasi terhadap seorang driver ojek online (ojol) dan wisatawan asing asal China di kawasan Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Merapi, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Video itu diunggah langsung oleh wisatawan asal China bernama Jinnie dan memperlihatkan seorang pria memarahi driver ojol saat proses penjemputan berlangsung.

Hingga Selasa (12/5/2026), video tersebut telah ditonton ratusan ribu kali dan memicu beragam komentar dari netizen Indonesia maupun luar negeri.

Driver Ojol Mengaku Diintimidasi

Driver ojol bernama Candra Ewin (46), warga Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, membenarkan kejadian dalam video viral tersebut.

Ia mengaku saat itu menerima pesanan wisatawan asing dengan tujuan kawasan wisata Gunung Bromo.

“Saya dapat order wisatawan asing tujuan Bromo dan berani ambil order di area terminal karena sebelumnya ada kesepakatan untuk penumpang turis mancanegara,” ujar Candra, Selasa (12/5/2026).

Namun ketika hendak menjemput penumpang, dirinya didatangi seorang pria yang diduga sopir angkutan wisata Bromo yang biasa mangkal di kawasan Terminal Bayuangga.

Menurut Candra, pria tersebut awalnya memarahi wisatawan asal China sebelum akhirnya dirinya ikut menjadi sasaran intimidasi.

“Katanya saya tidak boleh ambil penumpang di sini seenaknya,” ungkap Candra.

Takut Terjadi Pengeroyokan

Candra mengaku memilih mundur dari lokasi karena khawatir terjadi pengeroyokan.

Ia menyebut meski yang menghadang hanya satu orang, terdapat sejumlah orang lain di sekitar lokasi yang tidak terekam dalam video.

“Biasanya kalau kejadian seperti ini bisa berujung pengeroyokan. Saya takut karena di belakang banyak orang lain,” katanya.

Karena situasi dinilai tidak aman, Candra akhirnya membatalkan perjalanan dan meninggalkan lokasi.

Akibat kejadian tersebut, wisatawan asal China itu gagal menggunakan jasa ojol menuju kawasan Gunung Bromo.

Sorotan terhadap Kenyamanan Wisatawan Asing

Candra mengatakan kejadian serupa sebenarnya bukan pertama kali terjadi di kawasan terminal, namun sebelumnya tidak pernah viral di media sosial.

Ia berharap insiden tersebut menjadi perhatian pihak terkait demi menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan asing yang datang ke Indonesia.

“Wisatawan asing datang ingin merasa aman dan nyaman, tapi malah mengalami intimidasi,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun menyebut pria yang diduga melakukan intimidasi bukan merupakan ojek pangkalan, melainkan sopir angkutan umum wisata Bromo yang biasa beroperasi di sekitar terminal.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena dinilai dapat memengaruhi citra pariwisata Indonesia, khususnya kawasan wisata Gunung Bromo yang menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara. (*)


Poin Utama Berita

  • Video dugaan intimidasi terhadap driver ojol dan turis China viral.
  • Kejadian terjadi di kawasan Terminal Bayuangga Probolinggo.
  • Wisatawan asing hendak menuju kawasan wisata Gunung Bromo.
  • Driver ojol mengaku dimarahi saat menjemput penumpang.
  • Korban memilih mundur karena takut terjadi pengeroyokan.
  • Wisatawan asal China merekam langsung kejadian tersebut.
  • Video viral memicu sorotan netizen Indonesia dan luar negeri.
  • Kasus dinilai dapat memengaruhi citra pariwisata Indonesia.