Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Polrestabes Surabaya Ringkus Komplotan Curanmor Bersenjata Air Soft Gun

37
×

Polrestabes Surabaya Ringkus Komplotan Curanmor Bersenjata Air Soft Gun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id – Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil membekuk tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas provinsi yang dikenal sebagai pemain kelas kakap. Ketiganya ditangkap saat berada di sebuah hotel kawasan Jalan Samudra, Surabaya.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial FR (25), MS (26), dan HS (29), warga Bangkalan, Madura. Mereka diduga telah berkali-kali melakukan aksi pencurian motor di berbagai daerah di Indonesia.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, komplotan tersebut terakhir kali beraksi mencuri sepeda motor Honda Scoopy milik seorang warga berinisial IM (22) di kawasan Jalan Ploso Baru, Tambaksari, Surabaya.

“Ini pemain kawakan yang memang sengaja kami target. Rekam jejaknya luar biasa dan mereka merupakan pelaku lintas daerah,” tegas Kombes Luthfie, Selasa (12/5/2026).

Beraksi di Surabaya hingga Kalimantan

Dari hasil pemeriksaan polisi, para pelaku tercatat telah melakukan aksi curanmor di berbagai wilayah.

Rinciannya, komplotan tersebut mengaku beraksi sebanyak:

  • 9 kali di Bangkalan,
  • 6 kali di Yogyakarta,
  • 4 kali di Solo,
  • 6 kali di Kalimantan,
  • dan 2 kali di Surabaya.

Dalam menjalankan aksinya, FR berperan sebagai eksekutor utama yang merusak rumah kunci motor menggunakan kunci T. Sementara MS bertugas memantau situasi sekitar dengan berpura-pura membeli rokok, sedangkan HS berjaga di atas motor sarana.

Bawa Air Soft Gun Jenis Glock

Tak hanya nekat mencuri kendaraan, komplotan ini juga membawa satu pucuk air soft gun jenis Glock warna hitam untuk mengantisipasi perlawanan dari korban maupun warga.

“Senjata itu digunakan berjaga-jaga apabila aksinya diketahui korban atau diteriaki warga,” ujar Luthfie.

Polisi menyebut air soft gun tersebut sengaja dibawa untuk melawan jika pelaku terdesak saat menjalankan aksi pencurian.

Polisi Buru Satu Pelaku DPO

Selain menangkap tiga tersangka, polisi kini masih memburu satu pelaku lain berinisial K yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Penyidik juga terus berkoordinasi dengan sejumlah polres di berbagai daerah guna mencocokkan data laporan kehilangan kendaraan yang diduga terkait dengan komplotan tersebut.

“Kami akan terus memaksimalkan pengungkapan jaringan, termasuk penadah kendaraan hasil curian,” tegas Kapolrestabes Surabaya.

Barang Bukti Diamankan

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

  • satu pucuk air soft gun jenis Glock,
  • satu buah kunci T,
  • tiga mata kunci modifikasi,
  • dua unit telepon genggam,
  • serta satu jaket yang digunakan saat beraksi.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. (*)


Poin Utama Berita

  • Polisi menangkap tiga pelaku curanmor lintas provinsi di Surabaya.
  • Pelaku berasal dari Bangkalan, Madura.
  • Komplotan sudah beraksi di Bangkalan, Jogja, Solo, Kalimantan, dan Surabaya.
  • Pelaku membawa air soft gun jenis Glock saat beraksi.
  • Polisi menyebut komplotan sebagai pemain kawakan lintas daerah.
  • Satu pelaku lain berinisial K masih buron.
  • Polisi sita kunci T, senjata air soft gun, HP, dan barang bukti lainnya.
  • Pelaku dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.