Berawal dari Laporan Keributan dan Perusakan Mobil dengan Parang, Polisi Jadi Korban Penganiayaan Saat Amankan Pelaku
SURABAYA | Sentrapos.co.id – Insiden penganiayaan terhadap anggota kepolisian terjadi di Surabaya. Kanit Samapta Polsek Tegalsari, Iptu Agus Mujiono, dikabarkan menjadi korban pemukulan oleh seorang pengunjung kafe hingga tak sadarkan diri.
Akibat kejadian tersebut, Iptu Agus saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Iptu Hadi Iswanto, membenarkan adanya insiden penganiayaan terhadap anggota polisi tersebut.
Menurut Hadi, peristiwa terjadi pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 02.15 WIB di kawasan Jalan Tamrin, Tegalsari, Surabaya.
“Benar, korban masih menjalani perawatan medis,” ujar Iptu Hadi Iswanto saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Iptu Agus sedang menjalani tugas piket di Mapolsek Tegalsari dan menerima laporan melalui layanan darurat 110.
Dalam laporan tersebut, disebutkan adanya seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI AL membuat keributan di sebuah kafe.
Tak hanya itu, pria tersebut juga diduga melakukan perusakan terhadap mobil pengunjung lain menggunakan parang.
Menindaklanjuti laporan itu, Iptu Agus bersama Kapolsek Tegalsari Kompol Pandhu Andhika Bimantara langsung menuju lokasi kejadian.
Namun saat petugas tiba, pelaku diketahui telah melarikan diri menggunakan mobil. Polisi kemudian menemukan parang yang diduga digunakan pelaku di sekitar lokasi kejadian.
Pelaku Melawan Saat Diperiksa, Polisi Hingga Pingsan
Tak lama berselang, kendaraan pelaku berhasil ditemukan terparkir di pinggir jalan tidak jauh dari lokasi keributan.
Petugas Polsek Tegalsari kemudian berkoordinasi dengan Garnisun Tetap (Gartap) III/Surabaya untuk melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang mengaku sebagai anggota TNI AL.
Namun saat diminta menunjukkan kartu identitas anggota, pelaku disebut menolak dan bersikap agresif.
“Saat dilakukan pemeriksaan paksa, pelaku melawan dan melakukan pemukulan hingga mengenai korban,” ungkap sumber kepolisian.
Pukulan keras yang diterima membuat Iptu Agus terjatuh dan pingsan di lokasi kejadian.
Korban kemudian dilarikan ke RS William Booth Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasus ini kini dalam penanganan aparat gabungan guna mengusut motif dan status pelaku secara menyeluruh.
Peristiwa tersebut juga menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan aparat penegak hukum saat menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat. (*)
Poin Utama Berita
- Kanit Samapta Polsek Tegalsari menjadi korban penganiayaan.
- Pelaku diduga pengunjung kafe yang mengaku anggota TNI AL.
- Kejadian bermula dari laporan keributan dan perusakan mobil dengan parang.
- Polisi menemukan parang di lokasi kejadian.
- Pelaku menolak diperiksa dan melakukan perlawanan.
- Iptu Agus Mujiono dipukul hingga pingsan.
- Korban kini dirawat di RS William Booth Surabaya.
- Polisi dan Gartap III Surabaya masih mendalami kasus tersebut.

















