Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HIBURAN, TOKOH & OLAHRAGA

Hasil Lengkap Kejurnas Atletik Indonesia Open 2026: Deretan Juara Baru, Rekor Pecah, Atlet Indonesia dan Malaysia Bersinar di Hari Terakhir

394
×

Hasil Lengkap Kejurnas Atletik Indonesia Open 2026: Deretan Juara Baru, Rekor Pecah, Atlet Indonesia dan Malaysia Bersinar di Hari Terakhir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA, Sentrapos.co.id – Hari terakhir Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Indonesia Open 2026 berlangsung meriah di Stadion Atletik Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (30/6/2026). Ajang bergengsi atletik nasional tersebut melahirkan banyak juara baru, mencatatkan rekor terbaik pribadi (personal best), sekaligus menjadi panggung pembuktian atlet-atlet muda Indonesia maupun Malaysia.

Kompetisi yang mempertandingkan kelompok usia U-16, U-18, dan U-20 menyuguhkan persaingan ketat di berbagai nomor lintasan maupun lapangan. Sejumlah atlet tampil impresif dengan torehan waktu dan jarak terbaiknya.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Hari terakhir Kejurnas Atletik Indonesia Open 2026 menjadi momentum lahirnya atlet-atlet muda potensial yang diproyeksikan memperkuat Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional di masa mendatang.

Pada nomor lari 800 meter U-18 putra, atlet Malaysia Muhammad Farhan Ibrahim Isro Nizam keluar sebagai juara setelah mencatatkan waktu 1 menit 56,46 detik. Sementara sektor putri dimenangkan Kesia Sihotang dari Sumatera Utara dengan waktu 2 menit 20,76 detik.

Nomor 1.500 meter U-20 juga menghadirkan persaingan menarik. Galuh Candra Hidayat dari Lampung menjadi yang tercepat di sektor putra dengan waktu 4 menit 08 detik, sedangkan Vitri Elisa Sihotang dari Sumatera Utara meraih medali emas putri melalui catatan 5 menit 05 detik.

Prestasi membanggakan juga diraih kontingen Jawa Timur pada nomor estafet campuran 4×100 meter U-18. Tim yang diperkuat M. Surya Agung, Queensa Fairynti, Muhammad Raditya, dan Krisna Ikhsani berhasil finis terdepan dengan waktu 45,57 detik.

Pada nomor 100 meter gawang U-20 putra, Anugrah Styawan Pujo asal Jawa Timur tampil sebagai juara dengan waktu 13,89 detik. Di sektor putri, Maulida Dita dari Jawa Tengah menjadi yang terbaik dengan catatan 14,50 detik.

Untuk kategori U-18, Aditya Javas Fandofa dari DKI Jakarta berhasil menjadi juara putra dengan waktu 13,88 detik, sedangkan Keyla Shahira dari Sumatera Selatan menjadi yang tercepat di sektor putri dengan waktu 15,54 detik.

Nomor 3.000 meter halang rintang U-20 juga berlangsung kompetitif. Nashat Abdul Holik dari Jawa Barat menjadi juara putra dengan waktu 9 menit 40 detik. Sementara di sektor putri, Vitri Elisa Sihotang kembali mempersembahkan medali emas setelah mencatat waktu 12 menit.

Penampilan Kesia Sihotang menjadi salah satu sorotan utama pada hari terakhir Kejurnas setelah sukses memecahkan rekor terbaik pribadinya di nomor 2.000 meter halang rintang U-18 putri.

Kesia mencatat waktu 7 menit 05 detik, sekaligus mempertajam rekor terbaik pribadinya yang sebelumnya berada di angka 7 menit 24 detik.

Pada nomor jalan cepat 5.000 meter U-18 putra, atlet Malaysia Ahmad Farish Irfan berhasil menjadi juara dengan catatan waktu 22 menit 28 detik.

Sementara itu, nomor lompat jangkit U-20 dimenangkan Nixon Arcenius dari Jawa Barat melalui lompatan sejauh 14,93 meter. Di sektor putri, Katyea Ebri Safitri dari DKI Jakarta menjadi yang terbaik dengan raihan 11,88 meter.

Pada nomor lempar lembing U-20, Syahrizan dari Riau sukses meraih medali emas putra dengan lemparan sejauh 62,00 meter. Sedangkan sektor putri dimenangkan Kresensia Mabok dari Papua Selatan melalui lemparan 43,09 meter.

Di nomor lontar martil U-20, Robi A. Pamungkas dari Jawa Tengah keluar sebagai juara putra dengan lemparan 44,99 meter. Sementara Nurul Syifa Dwi dari Jawa Timur menjadi juara putri setelah membukukan lemparan sejauh 42,04 meter.

Pada nomor lompat galah kategori semua umur, Muhammad Sultan dari DKI Jakarta tampil sebagai juara setelah sukses melewati mistar setinggi 3,80 meter.

Kejurnas Atletik Indonesia Open 2026 menjadi ajang penting dalam pembinaan atlet usia muda sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan atlet menuju berbagai kompetisi nasional maupun internasional. Dominasi atlet-atlet muda dari berbagai provinsi menunjukkan semakin meratanya pembinaan olahraga atletik di Indonesia, sementara keikutsertaan atlet Malaysia turut meningkatkan kualitas persaingan pada kejuaraan tersebut. (*)


Poin Utama Berita

  • Hari terakhir Kejurnas Atletik Indonesia Open 2026 berlangsung di Velodrome Rawamangun, Jakarta.
  • Banyak lahir juara baru dari berbagai provinsi Indonesia.
  • Atlet Malaysia turut meraih gelar juara di nomor 800 meter dan jalan cepat.
  • Kesia Sihotang mencetak personal best sekaligus memecahkan rekor terbaik pribadinya.
  • Jawa Timur menjadi juara estafet campuran 4×100 meter U-18.
  • Vitri Elisa Sihotang meraih dua medali emas.
  • Berbagai nomor lintasan dan lapangan menghasilkan persaingan ketat.
  • Kejurnas menjadi ajang pembinaan atlet muda menuju level internasional.