Dua pelanggan mengaku kehilangan jatah solar subsidi hingga Rp500 ribu setelah barcode miliknya diduga disalahgunakan petugas SPBU di Maospati, Magetan.
MAGETAN | Sentrapos.co.id – Video keributan di SPBU Taman Ria Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, viral di media sosial setelah memperlihatkan seorang pria mengamuk kepada petugas SPBU terkait dugaan penyalahgunaan barcode BBM subsidi.
Dalam rekaman video berdurasi sekitar 1 menit 30 detik tersebut, tampak dua pria memprotes petugas SPBU berseragam merah karena barcode BBM subsidi milik mereka diduga digunakan untuk mengisi kendaraan orang lain.
Kedua pria itu mengaku mengalami kerugian hingga Rp500 ribu akibat kuota BBM subsidi mereka habis digunakan tanpa izin.
“Ora trimo ping pisan ki, ping limo,” ucap salah satu pria dengan nada tinggi.
(Tidak cuma sekali ini, tapi sudah lima kali).
Petugas SPBU yang diprotes tampak kebingungan saat dimintai penjelasan. Ia mengaku terkadang ada pihak lain yang meminta bantuan pengisian BBM karena tidak memiliki barcode subsidi.
“Kadang-kadang ono sing jaluk tulung,” jawab petugas SPBU.
(Kadang ada yang minta tolong).
Mendengar jawaban tersebut, emosi salah satu pria memuncak. Ia bahkan sempat melayangkan pukulan kepada petugas SPBU karena merasa dirugikan dan tidak bisa menggunakan jatah BBM subsidi untuk bekerja.
“Limangatus, kene arep budal kerjo ora iso,” kata pria tersebut.
(Rp500 ribu seperti ini, mau berangkat kerja jadi tidak bisa).
Peristiwa tersebut langsung menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan mengenai pengawasan distribusi BBM subsidi menggunakan sistem barcode.
Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih membenarkan adanya insiden tersebut di SPBU depan Taman Ria Maospati. Namun hingga saat ini, pihak kepolisian mengaku belum menerima laporan resmi dari korban maupun petugas SPBU.
“Setelah viral video itu anggota kami sudah cek lokasi dan memang ada kejadian itu. Namun tidak ada laporan resmi dari korban,” ujar AKP Vista, Kamis (28/5/2026).
Menurut informasi kepolisian, kejadian itu berlangsung sekitar Rabu pekan lalu dan kedua belah pihak disebut telah menyelesaikan persoalan secara damai.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan barcode BBM subsidi agar tidak terjadi penyalahgunaan yang merugikan masyarakat kecil, khususnya pekerja dan pengguna kendaraan yang bergantung pada solar subsidi untuk aktivitas sehari-hari. (*)
Poin Utama Berita
- Video pria ngamuk di SPBU Maospati Magetan viral di media sosial.
- Dua pelanggan memprotes barcode BBM subsidi miliknya dipakai untuk kendaraan lain.
- Korban mengaku kehilangan kuota BBM subsidi hingga Rp500 ribu.
- Salah satu pria sempat memukul petugas SPBU karena emosi.
- Polisi membenarkan kejadian tersebut terjadi di SPBU Taman Ria Maospati.
- Belum ada laporan resmi yang masuk ke Polsek Maospati.
- Peristiwa disebut sudah diselesaikan secara damai.
- Kasus memicu sorotan soal pengawasan distribusi BBM subsidi berbasis barcode.

















