DEPOK | Sentrapos.co.id — Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan Kota Depok terus memperkuat layanan transportasi publik dengan merancang penambahan dua koridor baru BISKITA Trans Depok.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkot untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan aksesibilitas transportasi massal di wilayah Depok.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Depok, Aan Syurahman, menyampaikan bahwa saat ini layanan BISKITA baru beroperasi di satu koridor, yakni Terminal Margonda menuju Stasiun LRT Harjamukti.
“Penambahan koridor ini merupakan upaya konkret untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum,” tegas Aan.
Dua Koridor Baru Disiapkan
Pemkot Depok mengusulkan dua rute strategis baru yang dinilai memiliki tingkat mobilitas tinggi dan kebutuhan transportasi yang besar, yaitu:
- Koridor 2: Sawangan – Terminal Depok
- Koridor 3: Permata Depok (Citayam) – Terminal Jatijajar
Rute tersebut dipilih berdasarkan kajian kebutuhan masyarakat dan potensi integrasi dengan moda transportasi lain.
“Rute ini disusun agar menjangkau lebih luas dan terintegrasi dengan sistem transportasi yang ada,” jelas Aan.
Dorong Peralihan ke Transportasi Publik
Penambahan koridor BISKITA diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi yang selama ini menjadi penyumbang utama kemacetan di Depok.
Dengan layanan yang lebih luas dan terintegrasi, masyarakat diharapkan beralih ke transportasi massal yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Koordinasi dengan Kementerian Perhubungan
Dalam pengembangan layanan ini, Dishub Depok telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan kesiapan sistem dan operasional.
Setelah seluruh proses rampung, pengelolaan layanan BISKITA Trans Depok akan berada di bawah kendali pemerintah daerah.
“Kami optimistis pengelolaan layanan ini dapat berjalan optimal dalam tahun ini,” ujar Aan.
Strategi Jangka Panjang Transportasi Kota
Pengembangan BISKITA merupakan bagian dari visi besar transportasi Depok yang berfokus pada:
- Integrasi antar moda transportasi
- Pengurangan kemacetan
- Peningkatan kenyamanan dan akses publik
- Mobilitas perkotaan yang efisien
Langkah ini juga sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat sistem transportasi perkotaan berbasis angkutan massal.
Harapan Masyarakat dan Dampak Ekonomi
Dengan bertambahnya koridor, diharapkan:
- Waktu tempuh perjalanan menjadi lebih singkat
- Biaya transportasi masyarakat lebih efisien
- Aktivitas ekonomi lokal meningkat
- Kemacetan di titik padat berkurang signifikan
Pengembangan transportasi publik menjadi kunci utama dalam menciptakan kota yang modern, tertib, dan berkelanjutan. (*)
Poin Utama Berita
- Pemkot Depok akan menambah 2 koridor baru BISKITA Trans Depok
- Koridor 2: Sawangan – Terminal Depok
- Koridor 3: Permata Depok (Citayam) – Terminal Jatijajar
- Langkah ini untuk mengurangi kemacetan dan memperluas layanan transportasi
- Dishub telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan
- Target operasional optimal dimulai tahun ini
- Mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum
- Bagian dari strategi transportasi perkotaan yang terintegrasi

















