Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIINVESTIGASI & SOROTPERISTIWA

Kemenlu RI Ungkap Kondisi 9 WNI Relawan Gaza, Kini Jalani Pemeriksaan di Ashdod Israel

23
×

Kemenlu RI Ungkap Kondisi 9 WNI Relawan Gaza, Kini Jalani Pemeriksaan di Ashdod Israel

Sebarkan artikel ini
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI Heni Hamidah
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI Heni Hamidah
Example 468x60

Pemerintah RI Siapkan Jalur Evakuasi dan Pemulangan Relawan Global Sumud Flotilla

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memberikan penjelasan terkait kabar pembebasan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Gaza, Palestina.

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI Heni Hamidah mengatakan, berdasarkan informasi terbaru, para relawan saat ini berada di Ashdod, Israel, untuk menjalani pemeriksaan sebelum dipindahkan ke detensi imigrasi.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Yang terakhir kita peroleh info, mereka dibawa ke Ashdod untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Heni Hamidah di Kantor Kemenlu RI, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Heni menjelaskan, setelah proses pemeriksaan selesai, para relawan akan ditempatkan sementara di detensi imigrasi sebelum memasuki tahapan pemulangan ke negara asal.

Namun, ia menegaskan detensi imigrasi berbeda dengan penjara pidana sebagaimana dipahami masyarakat umum.

“Detensi itu jangan dibayangkan penjara ya. Jadi ini detensi imigrasi,” ujarnya.

Kemenlu RI hingga kini masih terus memantau perkembangan situasi dan belum menerima informasi detail mengenai tahapan lanjutan proses pemulangan para relawan.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga tengah mematangkan berbagai skenario evakuasi dan kepulangan para WNI tersebut.

Koordinasi intensif dilakukan bersama sejumlah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di berbagai negara yang berpotensi menjadi jalur transit maupun jalur evakuasi para relawan.

Sebelumnya, Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyampaikan bahwa seluruh relawan Global Sumud Flotilla, termasuk sembilan WNI yang sempat ditahan militer Israel, telah dibebaskan.

Koordinator Media GPCI Harfin Naqsyabandy mengatakan para relawan sebelumnya sempat ditempatkan di Penjara Ktziot sebelum akhirnya dibebaskan oleh otoritas Israel.

“Tim hukum terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan seluruh aktivis, termasuk WNI, dapat keluar dengan aman tanpa penundaan tambahan,” kata Harfin.

Kasus penahanan relawan kemanusiaan internasional tersebut sebelumnya memicu perhatian publik dan desakan berbagai pihak agar pemerintah Indonesia bergerak cepat memastikan keselamatan para WNI.

Pemerintah RI menegaskan keselamatan dan kepulangan para relawan menjadi prioritas utama dalam proses diplomasi dan perlindungan WNI di luar negeri.

Kemenlu memastikan seluruh jalur diplomasi dan koordinasi internasional terus dioptimalkan demi menjamin keselamatan dan pemulangan aman para WNI relawan Gaza.

Hingga kini, proses komunikasi dengan pihak terkait di Israel maupun organisasi kemanusiaan internasional masih terus berlangsung. (*)


Poin Utama Berita

  • Kemenlu RI mengungkap kondisi terbaru 9 WNI relawan Gaza.
  • Para relawan saat ini berada di Ashdod untuk pemeriksaan.
  • Setelah pemeriksaan, relawan akan dipindahkan ke detensi imigrasi.
  • Pemerintah menyiapkan skenario evakuasi dan pemulangan WNI.
  • Koordinasi dilakukan bersama sejumlah KBRI di berbagai negara.
  • GPCI sebelumnya menyatakan seluruh relawan telah dibebaskan.
  • Keselamatan WNI menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia.