Bantuan Alsintan Disebut Jadi Kunci Efisiensi dan Peningkatan Produksi Petani
TUBAN | Sentrapos.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa corn combine harvester kepada Gapoktan Mekar Sari di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat program swasembada jagung nasional sekaligus mempercepat modernisasi sektor pertanian di daerah sentra produksi pangan.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Andi Nur Alam Syah mengatakan bantuan alsintan itu merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam pengembangan sentra jagung di Jawa Timur.
“Bantuan corn combine harvester ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan sentra jagung di Jawa Timur,” ujar Andi Nur Alam Syah dalam keterangan resmi Kementan, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, program pengembangan jagung tersebut juga dibangun melalui kolaborasi bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Menurut Andi, alat panen modern tersebut telah disiapkan sebelum pelaksanaan panen raya jagung kuartal II tahun 2026 di Kabupaten Tuban.
Sebelumnya, bantuan alsintan sempat ditempatkan di kantor dinas sebelum akhirnya disalurkan kepada kelompok tani penerima manfaat.
“Menteri Pertanian meminta agar bantuan alsintan dipercepat penyalurannya supaya manfaatnya segera dirasakan petani,” katanya.
Kementerian Pertanian mencatat total bantuan pertanian yang dialokasikan untuk Kabupaten Tuban mencapai Rp27,6 miliar.
Bantuan tersebut meliputi benih, alat dan mesin pertanian, hingga pembangunan infrastruktur pengairan untuk mendukung produktivitas pertanian.
Dalam data Kementan, sejak 2020 hingga 2026 pemerintah telah menyalurkan 7.676 unit combine harvester padi secara nasional.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 639 unit disalurkan ke Jawa Timur dan 18 unit diterima Kabupaten Tuban.
Sementara untuk corn combine harvester, pemerintah menyalurkan total 45 unit secara nasional, dengan Jawa Timur dan Kabupaten Tuban masing-masing mendapatkan satu unit bantuan.
“Modernisasi pertanian tidak bisa ditunda. Mekanisasi menjadi salah satu kunci agar produksi tetap terjaga,” tegas Andi.
Ia menambahkan, penggunaan alsintan modern juga mampu meningkatkan efisiensi biaya usaha tani sekaligus mendongkrak produktivitas petani.
Panen raya jagung kuartal II tahun 2026 di Tuban turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Panen dilakukan di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi produksi mencapai 1,23 juta ton jagung.
Modernisasi pertanian melalui mekanisasi dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat swasembada jagung nasional.
Pemerintah berharap bantuan alsintan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan nasional di tengah tantangan sektor pertanian modern. (*)
Poin Utama Berita
- Kementan menyalurkan corn combine harvester ke Kabupaten Tuban.
- Bantuan diberikan kepada Gapoktan Mekar Sari di Kecamatan Merakurak.
- Program bertujuan memperkuat swasembada jagung nasional.
- Total bantuan pertanian untuk Tuban mencapai Rp27,6 miliar.
- Pengembangan jagung dilakukan melalui kolaborasi Kementan dan Polri.
- Modernisasi pertanian disebut penting untuk efisiensi dan produktivitas.
- Panen raya jagung Tuban turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

















