SURABAYA | Sentrapos.co.id – Penemuan mengejutkan mengguncang kawasan pesisir Madura. Puluhan paket diduga berisi narkotika jenis kokain ditemukan terdampar di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep.
Total sebanyak 23 paket mencurigakan bertuliskan “BUGATTI” ditemukan warga pada Senin (13/4/2026). Penemuan ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini menjadi salah satu kasus narkotika terbesar di Jawa Timur tahun ini.
“Awalnya ditemukan warga saat berwisata sekitar pukul 11.00 WIB, melihat bungkusan plastik bermerek ‘Bugatti’ tersebar di sepanjang pantai,” ungkap Kapolda Jatim, Irjen Nanang Avianto, Kamis (16/4/2026).
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan 9 paket masih tersusun rapi dalam tas terpal abu-abu, sementara 14 paket lainnya tercecer di sekitar garis pantai.
Tas terpal tersebut diduga dirancang khusus untuk pengiriman melalui jalur laut.
“Tas ini didesain khusus untuk pengiriman melalui perairan,” tegas Nanang.
Awalnya, petugas mengira isi paket tersebut adalah sabu. Namun setelah dilakukan pengujian lebih lanjut oleh Laboratorium Forensik Polda Jatim, hasilnya menunjukkan bahwa barang tersebut merupakan kokain murni.
Berat bruto keseluruhan mencapai 27,803 kilogram, dengan berat bersih sekitar 22,226 kilogram setelah dikurangi kemasan dan kontaminasi.
“Hasil uji lab memastikan ini kokain murni. Nilainya bisa mencapai ratusan miliar rupiah,” jelasnya.
Dengan estimasi harga pasar gelap antara Rp5 juta hingga Rp7 juta per gram, total nilai kokain tersebut diperkirakan menembus angka fantastis.
Temuan ini semakin menguatkan dugaan adanya jaringan narkotika internasional yang memanfaatkan jalur laut sebagai distribusi.
Polisi juga menemukan indikasi bahwa paket tersebut telah lama berada di laut.
“Ada bekas teritip dan kondisi kemasan yang rusak. Diduga paket ini terbawa arus laut dan sempat menghantam karang sebelum terdampar,” tambah Nanang.
Tak menutup kemungkinan, masih ada paket lain yang belum ditemukan.
Saat ini, tim gabungan dari Polairud terus melakukan penyisiran di sekitar perairan guna memastikan tidak ada lagi barang haram yang tersisa.
Selain itu, aparat kepolisian juga tengah mendalami asal-usul paket serta memburu jaringan pengedar yang bertanggung jawab atas pengiriman narkotika dalam jumlah besar tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan potensi ancaman besar peredaran narkoba melalui jalur laut di wilayah Jawa Timur. (*)
Poin Utama Berita
- 23 paket diduga kokain ditemukan di Pantai Sumenep
- Bertuliskan “BUGATTI”, diduga bagian jaringan narkoba internasional
- Berat bersih mencapai 22,226 kg kokain murni
- Nilai diperkirakan tembus ratusan miliar rupiah
- Paket ditemukan warga saat berwisata di pantai
- Diduga terbawa arus laut dan terdampar setelah beberapa hari
- Polisi masih melakukan penyisiran dan penyelidikan jaringan
- Termasuk salah satu sitaan narkotika terbesar di Jatim 2026

















