Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTPERISTIWA

Kasus Pemukulan Bro Ron Memanas, Polisi Dalami Dugaan Intimidasi di Kantor MPP

49
×

Kasus Pemukulan Bro Ron Memanas, Polisi Dalami Dugaan Intimidasi di Kantor MPP

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A Sinaga atau yang dikenal sebagai Bro Ron, menjadi korban pemukulan saat mendampingi karyawan PT SKS melakukan audiensi di kantor firma hukum MPP, Jalan Soeroso, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (4/5/2026) itu viral di media sosial setelah video pemukulan diunggah Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, melalui akun Instagram resminya.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Dalam video yang beredar, terlihat suasana memanas sebelum dua pria diduga melakukan pemukulan terhadap Bro Ron di area kantor firma hukum tersebut.

Awal Mula Kericuhan

Ronald menjelaskan dirinya datang bersama sekitar 15 karyawan PT SKS untuk membantu proses mediasi terkait persoalan gaji yang belum dibayarkan perusahaan.

Selain persoalan tunggakan gaji, terdapat juga dugaan penguasaan dana perusahaan senilai Rp9 miliar.

“Mendampingi untuk persoalan gaji karyawan dan pertanggungjawaban uang perusahaan PT SKS sebesar Rp9 miliar,” ujar Ronald, Selasa (5/5/2026).

Menurut Ronald, firma hukum MPP diketahui merupakan penasihat hukum PT SKS. Ia mengaku diminta membantu mediasi karena mengenal pimpinan kantor hukum tersebut.

“Pimpinan kantor hukum MPP ini adalah mantan partner saya tahun lalu. Saya diminta bantu mediasi,” jelasnya.

Situasi Memanas di Kantor MPP

Kericuhan bermula ketika tiga pria yang mengaku sebagai petugas keamanan datang dan meminta rombongan meninggalkan gedung apabila ingin melakukan aksi unjuk rasa.

Perdebatan sengit pun tak terhindarkan.

Ronald menyebut anggota Polsek Menteng sempat mengawal tiga pria tersebut turun ke lobi gedung untuk meredam situasi.

Namun, ketegangan kembali pecah ketika mereka naik lagi ke lantai empat lokasi kantor MPP.

“Terjadilah pemukulan seperti di video. Dua orang yang memukul,” kata Ronald.

Ia menyayangkan aksi kekerasan tersebut terjadi di depan aparat kepolisian dan Babinsa yang berada di lokasi.

“Di depan anggota Polsek Menteng dan Babinsa, mereka berani melakukan kekerasan,” tegasnya.

Bro Ron Luka di Pelipis Mata

Akibat insiden tersebut, Bro Ron mengalami luka di bagian pelipis mata hingga harus menjalani pemeriksaan medis dan visum di RSCM Cikini.

Karena langsung kembali ke Polsek Menteng untuk pemeriksaan, luka tersebut sempat belum dijahit.

“Semalam tidak jahit di RSCM setelah visum karena langsung balik ke Polsek untuk pemeriksaan,” ujarnya.

Keesokan harinya, darah dari luka di pelipis disebut masih mengalir dan membasahi kain kasa yang digunakan.

Polisi Tangkap Dua Pelaku

Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu memastikan dua pelaku pemukulan berinisial MRB dan RO telah diamankan polisi.

“Terduga pelaku sebanyak dua orang sudah kami amankan di Polsek untuk diproses lanjut,” kata Braiel.

Polisi juga telah memeriksa korban serta sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Menurut Braiel, proses audiensi awalnya berlangsung kondusif hingga muncul sekelompok orang tak dikenal yang diduga melakukan intimidasi dan menghalangi jalannya mediasi.

“Situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai akhirnya korban menerima pukulan,” jelasnya.

Bantah Tuduhan Rasis dan Memukul Duluan

Usai penangkapan pelaku, beredar video pengakuan salah satu terduga pelaku yang menyebut pemukulan terjadi karena dirinya lebih dulu dimaki dan menerima ucapan bernada rasial dari Ronald.

Pelaku juga mengklaim sempat dipukul di bagian ulu hati.

Namun Ronald membantah keras tudingan tersebut.

“Tidak ada pernyataan rasial dan tidak ada pemukulan duluan dari saya. Kalau saya pukul duluan, silakan proses hukum,” tegas Ronald.

Ia juga menambahkan bahwa sopir pribadinya berasal dari suku yang sama dengan pelaku sehingga tuduhan rasial dinilai tidak masuk akal.

Kasus ini kini ditangani Polsek Metro Menteng dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. (*)


Poin Utama Berita

  • Waketum PSI Bro Ron menjadi korban pemukulan di kantor firma hukum MPP, Menteng.
  • Insiden terjadi saat mendampingi karyawan PT SKS menuntut pembayaran gaji dan dana Rp9 miliar.
  • Video pemukulan viral usai diunggah Ahmad Sahroni di Instagram.
  • Bro Ron mengalami luka di pelipis mata hingga harus menjalani visum di RSCM.
  • Polisi telah menangkap dua pelaku berinisial MRB dan RO.
  • Kericuhan dipicu percekcokan saat proses audiensi dan mediasi berlangsung.
  • Ronald membantah tuduhan rasisme serta klaim memukul lebih dulu.
  • Polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut.
error: Content is protected !!