Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
TEKNO, SAINS & GAME

Canva Akuisisi Simtheory dan Ortto, Perkuat Dominasi AI dan Otomatisasi Marketing Global

63
×

Canva Akuisisi Simtheory dan Ortto, Perkuat Dominasi AI dan Otomatisasi Marketing Global

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Platform desain global Canva kembali membuat gebrakan besar. Perusahaan asal Australia itu resmi mengumumkan akuisisi ganda terhadap dua perusahaan teknologi, Simtheory dan Ortto, sebagai bagian dari strategi memperkuat investasi di bidang kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur pemasaran.

Langkah agresif ini menegaskan transformasi Canva dari sekadar alat desain menjadi platform terpadu berbasis AI yang mencakup seluruh alur kerja, mulai dari ide, produksi, hingga evaluasi performa konten.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Strategi Besar Canva Kuasai AI dan Marketing

Akuisisi ini sekaligus menghadirkan dua sosok penting di balik Simtheory dan Ortto, yakni Chris dan Mike Sharkey, ke dalam struktur kepemimpinan Canva.

Keduanya sebelumnya dikenal sebagai pendiri layanan Stayz yang sukses diakuisisi oleh Fairfax Media, dan kini akan memperkuat tim AI serta teknologi pemasaran Canva.

“Simtheory mempercepat evolusi kami dari platform desain dengan fitur AI menjadi platform AI yang berfokus pada desain dan produktivitas,” tegas Cliff Obrecht, Co-founder dan COO Canva.

Canva menilai langkah ini akan memperkuat berbagai sektor penting, termasuk:

  • Agentic AI (AI berbasis agen)
  • Infrastruktur data modern
  • Otomatisasi pemasaran
  • Keterlibatan pelanggan (customer engagement)

Peran Simtheory: AI Asisten Pintar untuk Bisnis

Platform Simtheory menghadirkan teknologi AI yang mampu membangun asisten cerdas berbasis kebutuhan bisnis.

Dengan sistem ini, pengguna dapat:

  • Mengintegrasikan berbagai aplikasi
  • Mengelola tugas kompleks secara otomatis
  • Membangun workflow berbasis AI (agentic workflows)

Teknologi ini juga mendukung berbagai model AI terbaru, menjadikannya fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan industri.


Ortto: Mesin Otomatisasi Marketing Global

Sementara itu, Ortto berperan sebagai penguat sisi pemasaran digital Canva.

Platform ini menggabungkan:

  • Data pelanggan (customer data platform)
  • Sistem otomatisasi pemasaran (marketing automation)

Dalam satu sistem terintegrasi, pengguna dapat menjalankan kampanye lintas kanal seperti:

  • Email
  • SMS
  • Notifikasi aplikasi
  • Survei pelanggan

Dengan arsitektur event-driven dan sistem no-code, Ortto memungkinkan pengelolaan data secara real-time tanpa keahlian teknis tinggi.

Saat ini, Ortto telah digunakan oleh lebih dari 11.000 pelanggan di 190 negara, menunjukkan skala global yang signifikan.


Transformasi Canva: Dari Desain ke Ekosistem AI

Akuisisi Simtheory dan Ortto memperkuat ekosistem Canva, termasuk produk andalannya, Canva Grow—alat untuk produksi konten sekaligus analisis performa kampanye.

“Ortto memperkuat kemampuan kami dalam mendukung seluruh siklus pemasaran dan konten, dari perencanaan hingga optimasi,” tambah Cliff Obrecht.

Langkah ini melanjutkan strategi ekspansi Canva yang sebelumnya juga mengakuisisi:

  • Doohly (iklan luar ruang digital)
  • Cavalry (animasi)
  • MangoAI (optimasi iklan)
  • MagicBrief (intelijen pemasaran, 2025)

Kinerja Bisnis Melesat

Dari sisi bisnis, Canva menunjukkan performa impresif.

  • Pendapatan tahunan: 4 miliar dolar AS (2025)
  • Total pengguna: 265 juta
  • Pengguna berbayar: 31 juta
  • Pertumbuhan pengguna aktif bulanan: +20%

Angka ini memperkuat posisi Canva sebagai salah satu pemain utama dalam industri teknologi kreatif berbasis AI global. (*)


Poin Utama Berita

  • Canva resmi akuisisi Simtheory dan Ortto untuk memperkuat AI dan marketing
  • Fokus pada agentic AI, otomatisasi, dan customer engagement
  • Simtheory hadirkan asisten AI cerdas berbasis bisnis
  • Ortto perkuat sistem pemasaran lintas kanal global
  • Canva bertransformasi jadi platform kerja terpadu berbasis AI
  • Lebih dari 265 juta pengguna dengan pendapatan 4 miliar dolar AS
  • Strategi ekspansi Canva terus agresif lewat berbagai akuisisi