Jemaah Haji Reguler Indonesia Tempati Hotel Bintang 5 untuk Pertama Kalinya
MADINAH | Sentrapos.co.id – Musim Haji 1447 Hijriah/2026 M mencatat sejarah baru dalam pelayanan jemaah Indonesia. Untuk pertama kalinya, jemaah haji reguler Indonesia ditempatkan di hotel bintang 5 di Kota Madinah, Arab Saudi.
Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Andre Rosiade, saat mengikuti Rapat Kerja Timwas Haji DPR RI bersama Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Senin (18/5/2026).
“Pertama dalam sejarah, baru di era ini, baru di zaman Presiden Prabowo jemaah haji reguler ditempatkan di hotel bintang 5 di Madinah,” ujar Andre Rosiade.
Ribuan Jemaah Nikmati Fasilitas Premium
Andre mengungkapkan, sebanyak 8.507 jemaah haji reguler Indonesia mendapatkan fasilitas hotel bintang 5 selama berada di Madinah.
Beberapa hotel premium yang digunakan pemerintah untuk menampung jemaah di antaranya:
- Hilton Madinah
- Dallah Taibah
- Dar Al Eiman Intercontinental
- Millennium Al Aqeeq
- Maysan Al Harithia
- Sofitel Shahd Al Madinah
- Millennium Taibah
- InterContinental Dar Al Hijra
Menurut Andre, seluruh hotel tersebut berada di kawasan Markaziyah atau Ring Road yang lokasinya relatif dekat dengan Masjid Nabawi.
“Jarak hotel dengan Masjid Nabawi relatif dekat, paling jauh sekitar 700 meter, sehingga sangat membantu kenyamanan jemaah,” jelasnya.
Pelayanan Haji Dinilai Naik Kelas
Timwas DPR menilai peningkatan kualitas akomodasi ini menjadi bukti nyata perbaikan pelayanan haji Indonesia pada musim haji 2026.
Selain meningkatkan kenyamanan, lokasi hotel yang strategis dinilai memudahkan jemaah lanjut usia maupun jemaah dengan keterbatasan fisik untuk menjalankan ibadah di Masjid Nabawi.
Andre menegaskan peningkatan pelayanan tersebut patut diapresiasi sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.
“Ini prestasi pertama kali dalam sejarah pelaksanaan haji Indonesia. Ada jemaah reguler mendapatkan hotel bintang lima,” tegas Andre.
DPR Soroti Perbaikan Kinerja Kementerian Haji
Andre juga menyebut peningkatan fasilitas ini menjadi indikator adanya perbaikan kinerja pelayanan yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah Indonesia.
Menurutnya, kualitas pelayanan yang lebih baik diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Program peningkatan layanan haji tersebut sekaligus menjadi perhatian publik karena menyangkut kualitas fasilitas yang diterima jemaah reguler Indonesia.
Poin Utama Berita
- Jemaah haji reguler Indonesia untuk pertama kali menempati hotel bintang 5 di Madinah.
- Andre Rosiade menyebut hal itu terjadi di era Presiden Prabowo.
- Sebanyak 8.507 jemaah mendapat fasilitas hotel premium.
- Hotel berada dekat Masjid Nabawi dengan jarak maksimal sekitar 700 meter.
- Hotel yang digunakan antara lain Hilton Madinah hingga Sofitel Shahd Al Madinah.
- DPR menilai layanan haji 2026 mengalami peningkatan signifikan.
- Kementerian Haji diapresiasi atas peningkatan kualitas pelayanan jemaah.

















