WASHINGTON | Sentrapos.co.id – Raksasa teknologi Google dilaporkan tengah menyiapkan investasi jumbo senilai 40 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp690 triliun ke perusahaan kecerdasan buatan Anthropic, pengembang chatbot AI Claude dan model terbaru mereka, Mythos.
Laporan tersebut diungkap Bloomberg, yang menyebut investasi besar ini menjadi salah satu langkah strategis paling agresif dalam persaingan global industri kecerdasan buatan (AI) yang semakin memanas.
Dari total nilai investasi itu, sebesar 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp172 triliun akan dikucurkan dalam tahap awal, dengan valuasi Anthropic saat ini mencapai 350 miliar dolar AS.
Sementara itu, tambahan 30 miliar dolar AS atau sekitar Rp517 triliun akan diberikan apabila Anthropic berhasil mencapai target performa bisnis dan pengembangan teknologi tertentu.
Langkah besar Google ini muncul tak lama setelah Anthropic merilis model AI terbaru bernama Mythos, yang disebut sebagai sistem AI paling kuat yang pernah mereka kembangkan.
Model ini saat ini masih dirilis secara terbatas kepada pengguna tertentu dan disebut memiliki sistem keamanan siber yang jauh lebih kuat dibanding model sebelumnya.
“Mythos merupakan model AI terkuat Anthropic dengan dukungan keamanan siber yang signifikan,” demikian laporan Bloomberg.
Anthropic diketahui telah bekerja sama dengan sejumlah organisasi terpilih untuk mengevaluasi risiko penggunaan Mythos sekaligus memastikan pengembangan teknologi berjalan secara aman dan terkontrol.
Besarnya skala operasional untuk membangun model AI seperti Mythos membuat kebutuhan komputasi dan energi meningkat drastis, sehingga investasi infrastruktur menjadi faktor paling krusial.
Dalam industri AI modern, persaingan tidak lagi hanya soal teknologi, tetapi juga soal siapa yang mampu mengamankan kapasitas komputasi terbesar.
OpenAI, pengembang ChatGPT, sebelumnya juga sangat agresif mengamankan daya komputasi melalui kerja sama bernilai ratusan miliar dolar dengan penyedia cloud, produsen chip, hingga sektor energi.
Anthropic sendiri saat ini tengah menghadapi tekanan akibat banyaknya keluhan pengguna terkait pembatasan penggunaan Claude dalam beberapa pekan terakhir.
Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan terus memperluas kerja sama infrastruktur dan pendanaan strategis.
Pada awal April 2026, Anthropic menandatangani kesepakatan dengan penyedia cloud CoreWeave guna meningkatkan kapasitas pusat data.
Tak hanya itu, perusahaan juga baru mengamankan tambahan investasi sebesar 5 miliar dolar AS dari Amazon, sebagai bagian dari kerja sama besar yang diperkirakan bernilai hingga 100 miliar dolar AS untuk penyediaan sekitar 5 gigawatt kapasitas komputasi.
Menariknya, meski Google memiliki produk AI sendiri yakni Gemini yang menjadi pesaing langsung Claude, perusahaan tetap menjadi pemasok infrastruktur utama bagi Anthropic.
Anthropic sangat bergantung pada Google Cloud, khususnya untuk akses terhadap Tensor Processing Unit (TPU), chip khusus AI milik Google yang menjadi salah satu alternatif terbaik dari prosesor AI Nvidia.
Pada awal April 2026, Anthropic juga mengumumkan kemitraan strategis bersama Google dan Broadcom untuk mengakses kapasitas komputasi berbasis TPU hingga beberapa gigawatt mulai tahun 2027.
Investasi terbaru ini semakin memperkuat posisi Google Cloud, yang kini akan menyediakan kapasitas tambahan sebesar 5 gigawatt selama lima tahun ke depan, dengan peluang ekspansi lebih besar.
Bloomberg juga melaporkan bahwa valuasi Anthropic berpotensi melonjak hingga 800 miliar dolar AS, bahkan perusahaan disebut tengah mempertimbangkan Initial Public Offering (IPO) paling cepat pada Oktober 2026.
Jika terealisasi, langkah ini akan menjadi salah satu IPO teknologi terbesar dalam sejarah industri kecerdasan buatan global. (*)
Poin Utama Berita
- Google berencana investasi 40 miliar dolar AS ke Anthropic
- Nilainya setara sekitar Rp690 triliun
- Tahap awal Google mengucurkan 10 miliar dolar AS
- Anthropic saat ini memiliki valuasi 350 miliar dolar AS
- Model AI terbaru Mythos disebut paling kuat dan paling aman
- Anthropic juga mendapat tambahan investasi 5 miliar dolar dari Amazon
- Google tetap menjadi pemasok utama infrastruktur Anthropic meski punya Gemini
- Anthropic dikabarkan mempertimbangkan IPO pada Oktober 2026

















