Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIPERISTIWA

Hari Lahir Pancasila 2026, Polda Jatim Serukan Lawan Radikalisme dan Perkuat Persatuan Bangsa

44
×

Hari Lahir Pancasila 2026, Polda Jatim Serukan Lawan Radikalisme dan Perkuat Persatuan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Wakapolda Jatim Brigjen Pasma Royce memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Polda Jatim.
Wakapolda Jatim Brigjen Pasma Royce memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Polda Jatim
Example 468x60

Wakapolda Jatim Tegaskan Pancasila Tetap Menjadi Fondasi Keutuhan Indonesia dan Jawaban atas Tantangan Global

SURABAYA | Sentrapos.co.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 dengan mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan, menjaga toleransi, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Peringatan yang digelar melalui upacara di Mapolda Jawa Timur, Senin (1/6/2026), menjadi momentum untuk meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Pasma Royce yang membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh yang mampu menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Indonesia tetap kokoh menyatukan keberagaman di tengah ketidakpastian global,” ujar Brigjen Pol Pasma Royce saat membacakan amanat BPIP RI.

Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sekadar sebagai agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945. Karena itu, prinsip musyawarah dan mufakat harus terus dijadikan instrumen utama dalam diplomasi, penyelesaian konflik, dan pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif Indonesia.

Selain itu, generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan relevan dalam menghadapi perkembangan teknologi, transformasi digital, serta pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat.

Pasma menekankan bahwa kemajuan teknologi harus tetap dibarengi dengan penguatan karakter, moralitas, dan nilai-nilai kebangsaan agar tidak mengikis jati diri bangsa Indonesia.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” tegasnya.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melawan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, serta berbagai bentuk ancaman yang berpotensi memecah persatuan nasional.

Polda Jatim menilai Pancasila bukan hanya menjadi perekat keberagaman Indonesia, tetapi juga menjadi solusi dalam menghadapi tantangan global sekaligus mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Dalam amanat penutupnya, seluruh anak bangsa diajak memperkuat komitmen terhadap nilai religiusitas, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial sebagai pilar utama kehidupan berbangsa.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku! Merdeka!” pungkas Pasma Royce.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Polda Jawa Timur menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan Indonesia yang kuat, maju, dan berdaya saing di tingkat global. (*)

Poin Utama Berita

  • Polda Jatim memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 dengan mengajak masyarakat memperkuat persatuan bangsa.
  • Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce membacakan amanat Kepala BPIP RI.
  • Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” yang menjaga keutuhan Indonesia di tengah ketidakpastian global.
  • Generasi muda diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology dalam era digital dan teknologi.
  • Polda Jatim mengingatkan pentingnya melawan intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme.
  • Musyawarah dan mufakat dinilai tetap relevan sebagai instrumen diplomasi Indonesia di tingkat dunia.
  • Tema Hari Lahir Pancasila 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
  • Pancasila ditegaskan sebagai solusi menghadapi tantangan global sekaligus menjaga perdamaian dunia.