Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HIBURAN, TOKOH & OLAHRAGA

Jonatan Christie Bidik Gelar Perdana Indonesia Open 2026, Jojo Fokus Laga demi Laga Usai Bangkit dari Kegagalan di Singapura

37
×

Jonatan Christie Bidik Gelar Perdana Indonesia Open 2026, Jojo Fokus Laga demi Laga Usai Bangkit dari Kegagalan di Singapura

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Menang Meyakinkan di Istora, Jonatan Christie Simpan Ambisi Besar Menjadi Juara Indonesia Open untuk Pertama Kalinya

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, mengawali langkahnya di ajang Indonesia Open 2026 dengan hasil positif. Bermain di hadapan publik sendiri di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026), pebulutangkis yang akrab disapa Jojo itu sukses menyingkirkan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, dengan skor meyakinkan 21-18 dan 21-15.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Jonatan Christie untuk menjaga asa meraih gelar juara Indonesia Open yang hingga kini belum pernah berhasil ia raih sepanjang karier profesionalnya.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Meski menang dua gim langsung, Jojo mengakui dirinya sempat mengalami kesulitan pada awal pertandingan. Adaptasi terhadap kondisi lapangan dan atmosfer pertandingan babak pertama menjadi tantangan tersendiri sebelum akhirnya mampu menemukan ritme permainan terbaiknya.

“Sedikit masih beradaptasi pada awal gim tadi. Babak pertama sebuah turnamen pasti tidak mudah karena perlu adaptasi lapangan dan kondisi yang ada. Jadi bisa melewati pertandingan ini rasanya cukup senang,” ujar Jonatan Christie.

Bangkit Setelah Kegagalan di Singapore Open 2026

Keberhasilan menembus babak kedua Indonesia Open 2026 juga menjadi sinyal kebangkitan Jonatan Christie setelah mengalami hasil kurang memuaskan pada turnamen Singapore Open 2026 pekan lalu.

Kala itu, Jojo harus menghentikan langkah lebih cepat dari yang diharapkan. Namun kegagalan tersebut justru memberinya waktu pemulihan yang lebih panjang sebelum tampil di Indonesia Open.

Menurut Jonatan, waktu istirahat tambahan tersebut menjadi keuntungan yang sangat berharga untuk mempersiapkan kondisi fisik maupun mental menghadapi salah satu turnamen paling bergengsi di kalender BWF World Tour.

“Saya sebenarnya ingin melangkah sejauh mungkin di Singapura. Namun harus terhenti lebih awal. Di sisi lain, saya jadi memiliki waktu recovery yang cukup untuk tampil di Indonesia Open ini,” kata Jojo.

Momentum kebangkitan itu kini ingin dimanfaatkan maksimal oleh atlet berusia 28 tahun tersebut untuk tampil konsisten di hadapan ribuan pendukung yang memadati Istora Senayan.

Indonesia Open Jadi Target Terbesar Jonatan Christie

Bagi Jonatan Christie, Indonesia Open memiliki makna yang sangat spesial. Turnamen level Super 1000 tersebut menjadi salah satu gelar yang paling diidam-idamkan sepanjang kariernya.

Meski telah mengoleksi berbagai prestasi internasional, Jojo mengaku masih memiliki “utang” untuk mempersembahkan gelar Indonesia Open di depan publik Tanah Air.

Karena itu, ia memilih untuk tidak terburu-buru memikirkan partai final dan lebih fokus menjalani setiap pertandingan yang ada.

“Indonesia Open adalah target terbesar saya karena sampai sekarang saya belum pernah menjadi juara di turnamen ini. Saya ingin memberikan yang terbaik dan semoga bisa menjadi juara. Namun untuk saat ini saya ingin fokus pertandingan demi pertandingan terlebih dahulu,” tegas Jonatan Christie.

Berpotensi Hadapi Alwi Farhan di Babak Berikutnya

Pada babak selanjutnya, Jonatan Christie berpeluang menghadapi sesama wakil Indonesia, Alwi Farhan. Namun duel Merah Putih tersebut baru akan terwujud apabila Alwi mampu mengatasi perlawanan tunggal putra India, Lakshya Sen.

Jika skenario itu terjadi, publik Istora berpotensi menyaksikan pertarungan sesama pebulutangkis Indonesia dalam perebutan tiket menuju babak berikutnya.

Dengan performa yang mulai menemukan bentuk terbaik serta dukungan penuh suporter di Istora Senayan, Jonatan Christie kini menjadi salah satu harapan terbesar Indonesia untuk mengakhiri penantian gelar tunggal putra di Indonesia Open 2026. (*)

Poin Utama Berita

  • Jonatan Christie sukses mengalahkan Jia Heng Jason Teh (Singapura) 21-18 dan 21-15 pada babak pertama Indonesia Open 2026.
  • Jojo sempat mengalami kesulitan di awal laga sebelum berhasil beradaptasi dan menguasai pertandingan.
  • Kegagalan di Singapore Open 2026 disebut memberikan hikmah berupa waktu pemulihan yang lebih panjang.
  • Indonesia Open 2026 menjadi target terbesar Jonatan Christie karena belum pernah meraih gelar tersebut.
  • Jojo memilih fokus menjalani pertandingan satu per satu demi mewujudkan ambisi juara.
  • Pada babak berikutnya, Jonatan berpotensi menghadapi sesama wakil Indonesia, Alwi Farhan.
  • Dukungan publik Istora menjadi modal penting bagi Jojo dalam perburuan gelar perdana Indonesia Open.