Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIEKONOMI & BISNISPERISTIWA

Khofifah Ajak Organda Jatim Perkuat Transportasi untuk Dukung Kedaulatan Pangan Nasional

25
×

Khofifah Ajak Organda Jatim Perkuat Transportasi untuk Dukung Kedaulatan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Dewan Pimpinan Daerah Organisasi Angkutan Darat (DPD Organda) Jawa Timur untuk berperan aktif memperkuat konektivitas transportasi guna mendukung kedaulatan pangan berkelanjutan di Jawa Timur.

Ajakan tersebut disampaikan Khofifah saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Organda Jawa Timur periode 2026–2031 di Hotel JW Marriott Surabaya, Selasa (12/5/2026).

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Menurut Khofifah, sektor transportasi memiliki peran strategis sebagai penghubung distribusi barang dan jasa, termasuk hasil pertanian, peternakan, dan hortikultura yang menjadi kekuatan ekonomi Jawa Timur.

“Peran Organda sangat strategis dalam membangun konektivitas transportasi masyarakat, barang, dan jasa di Jawa Timur,” ujar Khofifah.

Ekonomi Jatim Tumbuh di Atas Nasional

Khofifah menyebut pertumbuhan ekonomi Jawa Timur saat ini berada di atas rata-rata nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 Mei 2026, ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I 2026 tumbuh sebesar 5,96 persen secara tahunan (year-on-year).

Angka tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,61 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tidak lepas dari dukungan sektor transportasi yang menjaga konektivitas distribusi barang dan jasa,” tegasnya.

Dorong Distribusi Pangan Lebih Efisien

Dalam forum Musda Organda Jatim, Khofifah berharap organisasi angkutan darat mampu menghadirkan program maupun pilot project yang mendukung distribusi produk pertanian secara lebih efektif.

Menurutnya, sistem transportasi yang baik akan mempercepat akses hasil produksi dari petani menuju pasar induk dan konsumen.

“Jawa Timur sesungguhnya sudah menuju tahapan mewujudkan kedaulatan pangan berkelanjutan,” kata Khofifah.

Ia menilai dukungan Organda dalam distribusi logistik pangan akan menjadi harapan baru dalam memperkuat ketahanan pangan nasional yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Transportasi Publik Terus Diperkuat

Khofifah juga mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengembangkan sistem transportasi publik modern, termasuk proyek transportasi berbasis kereta yang groundbreaking-nya ditargetkan dimulai Januari 2027.

Proyek tersebut disebut mendapat dukungan investasi dari Inggris, Jerman, Jepang, hingga penjajakan investasi dari Tiongkok.

Selain sektor transportasi, Pemprov Jatim juga mempercepat modernisasi pertanian melalui penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern serta optimalisasi combine harvester guna menekan kehilangan hasil panen.

“Kalau produksi kita 34 juta ton dan kehilangan hasil panen bisa ditekan, maka produksi bisa bertambah sekitar 10 persen,” jelas Khofifah.

Firmansyah Mustafa Terpilih Aklamasi

Dalam Musda XI Organda Jawa Timur, Firmansyah Mustafa resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Organda Jatim periode 2026–2031.

Firmansyah berhasil meraih dukungan mayoritas dari DPC Organda se-Jawa Timur dan menjadi calon tunggal dalam pemilihan ketua.

Usai terpilih, Firmansyah menegaskan komitmennya membawa Organda Jatim lebih maju dan memperkuat pelayanan transportasi darat untuk masyarakat.

“Kami berkomitmen terus memberikan pelayanan angkutan darat terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” ujar Firmansyah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan perusahaan otobus (PO) di Jawa Timur yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Musda Organda tahun 2026.

Musda ini dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran transportasi umum sebagai tulang punggung distribusi logistik dan penggerak ekonomi daerah. (*)


Poin Utama Berita

  • Khofifah ajak Organda Jatim dukung kedaulatan pangan nasional.
  • Transportasi disebut berperan penting dalam distribusi barang dan jasa.
  • Ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,96 persen, di atas nasional.
  • Organda didorong membuat sistem distribusi hasil pertanian lebih efisien.
  • Pemprov Jatim siapkan transportasi berbasis kereta mulai 2027.
  • Modernisasi pertanian dilakukan lewat alsintan dan combine harvester.
  • Firmansyah Mustafa terpilih aklamasi sebagai Ketua Organda Jatim.
  • Organda disebut strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.