BATU | Sentrapos.co.id — Aksi teror pelemparan batu yang meresahkan pengguna jalan di jalur Pujon, Kabupaten Malang, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Pelaku berinisial CI (35) diringkus tim Polres Batu setelah aksinya viral di media sosial.
Penangkapan dilakukan di kediaman pelaku di Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kamis (30/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Viral dan Membahayakan Nyawa
Kasat Reskrim Polres Batu, Joko Suprianto, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi pelaku tidak hanya merusak kendaraan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Benar, pelaku pelemparan batu yang viral telah kami amankan. Tindakan ini sangat berbahaya karena mengancam nyawa pengguna jalan,” tegasnya.
Modus: Hadang, Putar Arah, Lalu Lempar Batu
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku melakukan aksinya dengan modus terencana:
- Mendahului kendaraan target
- Berhenti mengambil batu di pinggir jalan
- Berputar arah
- Melempar batu ke kendaraan dari arah berlawanan
Motifnya pun tergolong sepele namun berbahaya.
“Pelaku mengaku tersinggung dengan cara berkendara korban yang dianggap ugal-ugalan,” ungkap Joko.
Dua Kali Beraksi, Korban Luka dan Trauma
Aksi teror ini tercatat terjadi dua kali:
- 21 April 2026: Mobil Toyota Kijang berisi rombongan pelayat diserang, kaca pecah, korban terluka
- 24 April 2026: Mobil Datsun kembali jadi sasaran, kaca depan hancur
Serpihan kaca bahkan sempat melukai pengemudi dan penumpang.
Barang Bukti Lengkap Diamankan
Polisi menyita sejumlah barang bukti yang identik dengan rekaman CCTV, antara lain:
- Motor Yamaha Vixion merah putih
- Helm hitam
- Jaket merah
- Tas merah
- Sepatu boot
Rekaman CCTV menjadi bukti kuat yang mempercepat pengungkapan kasus ini.
Terancam Hukuman Pidana
Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Batu dan dijerat dengan pasal perusakan.
Aparat menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi karena berdampak serius terhadap keamanan publik.
Imbauan Polisi: Jangan Main Hakim Sendiri di Jalan
Polisi mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga emosi saat berkendara dan tidak melakukan tindakan berbahaya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi anarkis di jalan. Jika ada masalah, laporkan ke pihak berwajib,” tegas kepolisian. (*)
Poin Utama Berita
- Pelaku teror pelemparan batu di Pujon berhasil ditangkap
- Aksi viral di media sosial memicu penyelidikan cepat
- Pelaku beraksi dua kali dan membahayakan nyawa
- Modus: hadang kendaraan lalu lempar batu
- Motif dipicu emosi dan rasa tersinggung di jalan
- Korban mengalami luka akibat pecahan kaca
- Barang bukti dan CCTV memperkuat kasus
- Polisi imbau masyarakat hindari emosi saat berkendara

















