Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Prabowo Beli Sapi Kurban Jumbo 1 Ton di Sukoharjo, “Parikesit” Jadi Sorotan Jelang Idul Adha

33
×

Prabowo Beli Sapi Kurban Jumbo 1 Ton di Sukoharjo, “Parikesit” Jadi Sorotan Jelang Idul Adha

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUKOHARJO | Sentrapos.co.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali membeli sapi kurban berukuran jumbo untuk Idul Adha 2026. Kali ini, sapi pilihan Presiden berasal dari peternakan Mulyani Rejeki Farm di Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Sapi bernama Parikesit tersebut memiliki bobot fantastis mencapai 1 ton 13 kilogram dan langsung menjadi perhatian masyarakat karena ukuran tubuhnya yang besar.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Pemilik Mulyani Rejeki Farm, Kuncoro Budi Santoso (50), mengungkapkan sapi kurban Presiden Prabowo merupakan hasil inseminasi buatan antara sapi induk Peranakan Ongole (PO) dan pejantan Simental.

“Usianya 4 tahun, namanya Parikesit, dipelihara dari kecil hasil inseminasi buatan,” ujar Kuncoro, Sabtu (9/5/2026).

Dipelihara dengan Perawatan Khusus

Kuncoro menjelaskan sapi berbobot jumbo seperti Parikesit membutuhkan perawatan ekstra, terutama dalam pemenuhan nutrisi dan protein pakan agar pertumbuhannya optimal.

Menurutnya, standar pakan sapi besar harus lebih tinggi dibanding sapi biasa karena kebutuhan proteinnya jauh lebih besar.

“Sapi-sapi besar seperti ini harus ada perawatan khusus, terutama protein pakan yang harus memenuhi standar lebih tinggi,” jelas Kuncoro.

Parikesit memiliki warna cokelat berpadu krem dengan dua tanduk besar yang menambah kesan gagah.

Menariknya, ini bukan kali pertama Presiden Prabowo membeli sapi dari peternakan tersebut.

“Sudah dibeli dua kali, pertama tahun lalu dan yang kedua tahun ini,” ungkap Kuncoro.

Pengawasan Diperketat

Setelah resmi dibeli Presiden, pengawasan terhadap Parikesit kini dilakukan secara lebih ketat hingga jadwal pengiriman ke Masjid Darussalam di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

“Pengawasannya ekstra karena sudah menjadi milik Presiden Prabowo,” kata Kuncoro.

Meski demikian, pihak peternakan enggan mengungkap harga sapi jumbo tersebut dan meminta media menanyakan langsung ke pihak Sekretariat Negara.

Dipastikan Sehat dan Bebas PMK

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, Bagas Windaryanto, memastikan sapi kurban Presiden dalam kondisi sehat dan memenuhi syariat.

Ia menjelaskan proses seleksi dilakukan secara ketat melalui sistem online bersama Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah.

Sapi yang diajukan harus memiliki bobot minimal 900 kilogram.

“Dari berbagai inventarisasi, sapi Pak Kuncoro yang berbobot lebih dari 1 ton ini yang diajukan ke Sekretariat Negara,” terang Bagas.

Pemeriksaan kesehatan juga telah dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tes darah, pemeriksaan feses, hingga pengecekan anatomi tubuh.

Selain itu, vaksinasi PMK dan pengobatan cacing telah diberikan untuk memastikan kondisi sapi tetap prima hingga hari kurban.

“Kita pastikan ternak ini dalam kondisi sehat dan pengawasan dilakukan terus-menerus,” tegas Bagas. (*)


Poin Utama Berita

  • Presiden Prabowo membeli sapi kurban jumbo berbobot 1 ton 13 kilogram.
  • Sapi bernama Parikesit berasal dari Sukoharjo, Jawa Tengah.
  • Parikesit merupakan hasil inseminasi buatan sapi PO dan Simental.
  • Sapi dipelihara dengan perawatan dan nutrisi khusus.
  • Ini menjadi kali kedua Prabowo membeli sapi dari peternakan yang sama.
  • Pengawasan terhadap sapi dilakukan secara ekstra ketat.
  • Sapi dipastikan sehat, bebas PMK, dan memenuhi syariat kurban.
  • Parikesit akan dikirim ke Masjid Darussalam Sukoharjo saat Idul Adha.