Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISNASIONALPERISTIWA

Prabowo Peringatkan Krisis Energi Global di KTT ASEAN: Diversifikasi Energi Kini Jadi Keharusan

33
×

Prabowo Peringatkan Krisis Energi Global di KTT ASEAN: Diversifikasi Energi Kini Jadi Keharusan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

CEBU | Sentrapos.co.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong negara-negara ASEAN untuk mempercepat diversifikasi energi dan memperkuat ketahanan energi kawasan di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang berlangsung di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026).

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Presiden menegaskan bahwa konflik global dan gangguan jalur perdagangan internasional telah memberikan tekanan besar terhadap pasokan energi negara-negara ASEAN.

“Gangguan berkepanjangan di sepanjang jalur global utama sudah memberikan tekanan yang sangat tinggi pada situasi energi negara kita. Tekanan itu tampaknya tidak akan mereda dalam waktu dekat,” tegas Presiden Prabowo.

ASEAN Diminta Siap Hadapi Krisis Energi Berkepanjangan

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menilai ASEAN tidak boleh hanya bersikap reaktif menghadapi ancaman energi global.

Menurutnya, kawasan Asia Tenggara harus mulai membangun sistem ketahanan energi yang lebih kuat, mandiri, dan berorientasi jangka panjang.

“ASEAN harus siap menghadapi gangguan jangka panjang. Ketahanan kita harus dibangun secara proaktif dengan pendekatan yang jelas dan berorientasi ke masa depan,” ujarnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa diversifikasi energi kini bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus segera dijalankan seluruh negara ASEAN.

Prabowo Dorong Energi Terbarukan dan Sumber Alternatif

Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai solusi menghadapi ancaman krisis energi global.

Menurutnya, negara-negara ASEAN harus mempercepat penggunaan sumber energi alternatif agar tidak terlalu bergantung pada jalur distribusi energi global yang rentan terganggu konflik geopolitik.

“Diversifikasi energi bukan lagi pilihan, ini sangat penting, ini perlu. Kita harus bergerak lebih cepat menuju sumber alternatif dan mempersiapkan energi terbarukan,” lanjutnya.

Indonesia Siapkan Program Energi Surya 100 Gigawatt

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo juga memaparkan langkah konkret Indonesia dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengembangkan:

  • Energi terbarukan
  • Bioenergi
  • Kendaraan listrik
  • Program energi surya skala besar

Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pembangunan program energi surya berkapasitas 100 gigawatt yang ditargetkan rampung dalam tiga tahun.

“Kita sedang membangun program energi surya 100 gigawatt yang sangat ambisius dan ingin kita selesaikan dalam tiga tahun,” kata Presiden.

ASEAN Diminta Perkuat Kerja Sama Energi Kawasan

Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung transisi energi bersih dan memperkuat kerja sama regional ASEAN dalam menghadapi tantangan global.

Menurutnya, kerja sama energi kawasan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan ASEAN di tengah ancaman krisis dunia yang terus meningkat.

KTT ASEAN ke-48 kali ini juga membahas dampak konflik global terhadap ekonomi, perdagangan, ketahanan pangan, hingga keamanan energi di kawasan Asia Tenggara. (*)


Poin Utama Berita

  • Presiden Prabowo mendorong ASEAN mempercepat diversifikasi energi.
  • Ketegangan geopolitik global dinilai mengancam pasokan energi kawasan.
  • ASEAN diminta membangun ketahanan energi secara proaktif.
  • Diversifikasi energi disebut bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendesak.
  • Indonesia fokus mengembangkan energi terbarukan dan bioenergi.
  • Pemerintah mempercepat penggunaan kendaraan listrik nasional.
  • Prabowo mengungkap proyek energi surya 100 gigawatt.
  • Program energi surya ditargetkan selesai dalam tiga tahun.
  • ASEAN didorong memperkuat kerja sama energi kawasan.
  • KTT ASEAN membahas dampak konflik global terhadap ekonomi dan energi.