Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Waru Utama Sidoarjo Diduga Dipicu Gangguan Sistem Pengereman, Dua Korban Alami Luka Berat
SIDOARJO | Sentrapos.co.id – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di kawasan Gerbang Tol (GT) Waru Utama, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (1/6/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka, termasuk dua korban yang dilaporkan mengalami luka berat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat kondisi lalu lintas terpantau lancar dan cuaca dalam keadaan cerah.
Kanit PJR Jatim II AKP Mulyani menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sebuah kendaraan Isuzu Elf bernomor polisi N-7709-UG melaju dari arah Sidoarjo menuju Bangkalan melalui akses Tol Surabaya-Madura (Suramadu).
Saat mendekati Gerbang Tol Waru Utama, kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan sistem pengereman atau rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan oleh pengemudinya.
“Semula kendaraan Isuzu Elf Nopol N-7709-UG melaju dari arah Sidoarjo menuju Bangkalan. Setibanya di GT Waru Utama, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga menabrak Isuzu Panther Nopol AG-1472-ZF yang berada di depannya,” ujar AKP Mulyani, Senin (1/6/2026).
Benturan keras membuat pengemudi Elf berusaha menghindari tabrakan yang lebih besar dengan membanting kemudi ke arah kanan. Namun upaya tersebut justru menyebabkan kendaraan menghantam tiang pengaman gerbang tol.
Akibat benturan tersebut, serpihan kendaraan berhamburan dan mengenai sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi L-1540-ABC yang berada di gardu sebelah kanan.
“Akibat benturan tersebut, serpihan bagian kendaraan mengenai Honda Brio Nopol L-1540-ABC yang berada di gardu sebelah kanan,” jelas AKP Mulyani.
Dua Korban Luka Berat, Seluruh Penumpang Dievakuasi ke Rumah Sakit
Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif.
Korban luka berat masing-masing adalah Sri Bawon (80), warga Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, yang mengalami patah tulang tangan kanan, serta Vina Auliatul (10), warga Wonorejo, Pasuruan, yang mengalami fraktur pada tangan kanan.
Selain itu, tiga korban lainnya mengalami luka ringan dengan berbagai kondisi cedera.
Saropa (49) mengalami luka sobek pada bagian bibir dan gigi depan, Ela (9) mengalami luka robek pada kaki kanan, sedangkan Alfin (6) mengalami indikasi dislokasi pada tangan kanan.
“Seluruh korban dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RS Siti Khadijah Sepanjang,” kata AKP Mulyani.
Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) bersama pengelola jalan tol Jasamarga yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan panjang.
Selain melakukan evakuasi korban dan kendaraan, petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, serta dokumentasi untuk kepentingan penyelidikan.
Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan ke Pool Derek Satelit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan ke Pool Derek Satelit. Untuk penanganan lebih lanjut, perkara kecelakaan lalu lintas ini dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo,” pungkasnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Namun hasil analisis awal mengarah pada dugaan gangguan sistem pengereman atau rem blong pada kendaraan Isuzu Elf yang menjadi pemicu utama kecelakaan beruntun tersebut. (*detik.com)
Poin Utama Berita
- Kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol Waru Utama, Sidoarjo.
- Tiga kendaraan terlibat, yakni Isuzu Elf, Isuzu Panther, dan Honda Brio.
- Kecelakaan diduga dipicu rem blong pada kendaraan Isuzu Elf.
- Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat lalu lintas dalam kondisi lancar.
- Dua korban mengalami luka berat, termasuk seorang lansia dan anak-anak.
- Tiga korban lainnya mengalami luka ringan.
- Seluruh korban mendapatkan perawatan di RS Siti Khadijah Sepanjang.
- Petugas PJR dan Jasamarga melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas.
- Kendaraan yang terlibat diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
- Kasus dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo.

















