Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTPERISTIWASOSIAL POLITIK

Sahroni Desak Polisi Tembak Tegas Pelaku Begal: Situasi Jalanan Sudah Darurat!

52
×

Sahroni Desak Polisi Tembak Tegas Pelaku Begal: Situasi Jalanan Sudah Darurat!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sahroni Minta Polisi Bertindak Tegas Hadapi Maraknya Aksi Begal

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyoroti maraknya aksi begal dan penjambretan yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Politikus Partai NasDem itu meminta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap para pelaku kriminal jalanan, termasuk dengan melakukan tindakan tembakan terukur di lapangan.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Menurut Sahroni, kondisi keamanan di sejumlah wilayah saat ini sudah masuk kategori darurat karena aksi begal semakin nekat dan tidak lagi mengenal lokasi maupun waktu.

“Sekali lagi saya minta seluruh Polda, segera instruksikan jajarannya untuk berani lakukan tembakan terukur kepada para pelaku begal,” kata Sahroni di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Ia bahkan mendorong setiap Kepolisian Daerah (Polda) membentuk tim khusus pemburu begal seperti yang dilakukan Polda Metro Jaya.

“Kalau perlu, masing-masing Polda buat tim pemburu begal seperti yang dilakukan Polda Metro Jaya,” tegasnya.

DPR Nilai Situasi Begal Sudah Mengkhawatirkan

Sahroni menilai kasus pembegalan dan penjambretan kini semakin memprihatinkan karena terjadi hampir setiap hari di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Makassar, hingga Lampung.

Tak hanya di kawasan sepi, aksi kriminal jalanan tersebut bahkan mulai marak terjadi di area ramai dan kawasan elit.

“Pastikan anggotanya banyak, karena aksi begal sudah tidak pandang bulu. Di tempat ramai bahkan sampai di kawasan elit pun mereka nekat beraksi,” ujarnya.

Menurutnya, situasi tersebut tidak boleh dianggap biasa karena telah menimbulkan keresahan luas di tengah masyarakat.

“Situasinya sudah darurat,” sambung Sahroni.

Minta Operasi Besar-besaran Digelar

Sebagai langkah konkret, Sahroni meminta seluruh Polda di Indonesia menggelar operasi besar-besaran untuk memberantas aksi begal dan memastikan keamanan masyarakat di jalanan.

Ia menegaskan negara harus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui tindakan aparat yang cepat, terukur, dan tegas terhadap para pelaku kriminal.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Semua Polda harus menggelar operasi besar-besaran di wilayahnya masing-masing untuk memastikan jalanan aman,” ujar Sahroni.

“Negara harus hadir memberi rasa aman, dan aparat harus menunjukkan ketegasan nyata agar pelaku tidak lagi merasa leluasa beraksi,” lanjutnya.

Tim Pemburu Begal Jadi Sorotan

Sebelumnya, Polda Metro Jaya diketahui telah membentuk tim pemburu begal yang diterjunkan di sejumlah titik rawan kriminalitas di wilayah hukumnya.

Langkah tersebut menjadi perhatian publik di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap aksi begal yang dinilai semakin brutal dan meresahkan.

Masyarakat pun berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli serta penindakan tegas guna menekan angka kriminalitas jalanan di berbagai daerah. (*)


Poin Utama Berita

  • Ahmad Sahroni meminta polisi bertindak tegas terhadap pelaku begal.
  • Komisi III DPR mendesak seluruh Polda melakukan tembakan terukur.
  • Sahroni meminta dibentuk tim pemburu begal di tiap daerah.
  • Kasus begal disebut semakin marak di Jakarta, Makassar, hingga Lampung.
  • Aksi kriminal jalanan kini terjadi di kawasan ramai dan elit.
  • DPR menilai situasi keamanan jalanan sudah darurat.
  • Polisi diminta menggelar operasi besar-besaran pemberantasan begal.
  • Negara diminta hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat.