BEKASI | Sentrapos.co.id – Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengungkap kasus pengeroyokan brutal yang menimpa seorang pria berinisial AK di kawasan Jatibening, Pondokgede, Kota Bekasi. Ironisnya, korban ternyata bukan target yang sebenarnya dicari para pelaku.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama rekannya tengah melintas menggunakan sepeda motor. Secara tiba-tiba, mereka dikejar sekelompok orang yang berjumlah tujuh pelaku menggunakan sepeda motor.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan para pelaku kemudian menghentikan korban di tengah jalan sebelum melakukan aksi pengeroyokan.
“Pelaku mengejar korban menggunakan sepeda motor lalu memberhentikannya di jalan. Setelah itu korban dipukuli dengan alasan dituduh telah memukuli teman pelaku,” ujar Kusumo dalam konferensi pers, Rabu (13/5/2026).
Korban Ternyata Salah Sasaran
Saat aksi pengeroyokan berlangsung, rekan korban berhasil melarikan diri. Sementara AK tertinggal dan menjadi sasaran amukan para pelaku.
Namun di tengah aksi brutal tersebut, salah satu pelaku menyadari bahwa korban bukan orang yang sedang mereka cari.
“Salah seorang pelaku sadar bahwa korban bukan target mereka. Jadi korban ini benar-benar salah sasaran,” ungkap Kusumo.
Fakta tersebut membuat kasus ini menjadi perhatian publik karena korban menjadi sasaran kekerasan tanpa mengetahui persoalan yang sebenarnya.
Polisi Bergerak Cepat, 4 Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Usai menerima laporan, jajaran Polres Metro Bekasi Kota langsung melakukan penyelidikan intensif dan bergerak cepat memburu para pelaku.
Hasilnya, empat orang pelaku berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 1×24 jam setelah kejadian.
“Tindakan ini sangat meresahkan masyarakat sehingga kami bergerak cepat. Empat pelaku berhasil diamankan kurang dari 24 jam,” tegas Kapolres.
Sementara itu, tiga pelaku lainnya masih buron dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Dua Pelaku Masih di Bawah Umur
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi memastikan korban dan para pelaku tidak saling mengenal.
Empat pelaku yang telah diamankan terdiri dari dua orang dewasa dan dua lainnya masih berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH).
Polisi saat ini masih terus memburu tiga pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut sekaligus mendalami motif lengkap kejadian.
Polisi Imbau Warga Tidak Main Hakim Sendiri
Kasus ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi ataupun melakukan tindakan main hakim sendiri.
Aparat kepolisian meminta masyarakat menyerahkan setiap persoalan hukum kepada pihak berwenang demi menghindari jatuhnya korban yang tidak bersalah.
Selain itu, tindakan kekerasan jalanan dinilai dapat membahayakan keselamatan masyarakat serta mengganggu keamanan dan ketertiban umum. (*)
Poin Utama Berita
- Pria berinisial AK menjadi korban pengeroyokan di Jatibening, Bekasi.
- Korban dikejar tujuh pelaku menggunakan sepeda motor.
- Pelaku memukuli korban karena dikira telah memukul teman mereka.
- Korban ternyata salah sasaran dan tidak mengenal para pelaku.
- Polisi berhasil menangkap empat pelaku kurang dari 1×24 jam.
- Tiga pelaku lainnya masih masuk daftar buronan (DPO).
- Dua dari empat pelaku yang ditangkap masih di bawah umur.
- Polisi mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi main hakim sendiri.

















