Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISOTOMOTIF

Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Cair Juni 2026! Pemerintah Siapkan 100 Ribu Unit, Harga Bisa Makin Murah

43
×

Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Cair Juni 2026! Pemerintah Siapkan 100 Ribu Unit, Harga Bisa Makin Murah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Pemerintah resmi menyiapkan kebijakan subsidi kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mengurangi beban impor bahan bakar minyak (BBM).

Program insentif tersebut ditargetkan menyasar masing-masing 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit motor listrik sepanjang 2026.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kebijakan itu disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

“100 ribu pertama, kalau habis, kita kasih lagi. Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama akan kita kasih,” ujar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

Pemerintah menilai percepatan penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendorong konsumsi masyarakat di tengah perlambatan ekonomi global.

Subsidi Motor Listrik Diperkirakan Rp5 Juta

Dalam keterangannya, Purbaya mengungkapkan besaran subsidi motor listrik diperkirakan mencapai Rp5 juta per unit.

Meski demikian, pemerintah masih mematangkan skema final bersama Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebelum resmi diumumkan ke publik.

“Skema lengkapnya nanti akan dijelaskan lebih lanjut oleh Menteri Perindustrian dan Menko Perekonomian,” katanya.

Program subsidi kendaraan listrik ini ditargetkan mulai berjalan pada Juni 2026 agar dampaknya bisa langsung terasa terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III dan IV tahun ini.

Pemerintah juga menilai kebijakan tersebut dapat membantu menekan konsumsi BBM bersubsidi yang selama ini menjadi salah satu beban besar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Motor Listrik Diproyeksi Makin Diminati

Dengan adanya subsidi baru, harga motor listrik diprediksi semakin kompetitif dan mampu menarik minat masyarakat yang selama ini masih mempertimbangkan faktor harga.

Saat ini, harga motor listrik di Indonesia sangat beragam, mulai dari Rp11 jutaan hingga hampir Rp200 juta tergantung merek dan spesifikasi.

Beberapa model motor listrik yang dipasarkan di Indonesia antara lain Polytron Fox-200 mulai Rp11,5 juta, Volta eX Rp17,8 juta, Gesits Raya E Rp26,5 juta, hingga Vespa Elettrica yang menembus Rp198 juta.

Sementara Honda juga telah menghadirkan lini motor listrik seperti Honda EM1 e:, Honda Icon e:, hingga Honda CUV e:.

Strategi Kurangi Ketergantungan BBM

Pemerintah menilai transisi kendaraan listrik bukan sekadar tren teknologi, melainkan bagian dari strategi besar mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Selain mengurangi konsumsi BBM, peningkatan populasi kendaraan listrik juga diharapkan memperkuat industri otomotif nasional berbasis energi baru dan terbarukan.

“Kebijakan subsidi ini memiliki dua manfaat besar, yakni mendorong konsumsi masyarakat dan mengurangi beban energi nasional,” jelas Purbaya.

Di sisi lain, pasar kendaraan listrik Indonesia saat ini terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, terutama setelah pemerintah sebelumnya memberikan berbagai insentif fiskal untuk kendaraan berbasis baterai.

Dengan hadirnya subsidi baru pada 2026, persaingan motor listrik diperkirakan akan semakin ketat dan membuka peluang masyarakat untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar konvensional ke kendaraan ramah lingkungan. (*)


Poin Utama Berita

  • Pemerintah siapkan subsidi kendaraan listrik mulai Juni 2026.
  • Target subsidi mencakup 100 ribu mobil listrik dan 100 ribu motor listrik.
  • Subsidi motor listrik diperkirakan sebesar Rp5 juta per unit.
  • Kebijakan bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Pemerintah ingin mengurangi ketergantungan terhadap BBM.
  • Harga motor listrik diprediksi semakin murah dan kompetitif.
  • Program subsidi dibahas bersama Kemenperin dan Kemenko Perekonomian.
  • Pasar kendaraan listrik Indonesia diperkirakan makin berkembang.
  • Banyak merek motor listrik sudah beredar di Indonesia.
  • Subsidi EV diharapkan mendongkrak konsumsi masyarakat pada semester II 2026.