Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIEKONOMI & BISNISPERISTIWA

Pemerintah Siapkan APBN untuk Gaji Pegawai Kopdes Merah Putih Selama 2 Tahun

3
×

Pemerintah Siapkan APBN untuk Gaji Pegawai Kopdes Merah Putih Selama 2 Tahun

Sebarkan artikel ini
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Askolani
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Askolani
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai sumber pembiayaan gaji pegawai Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) pada fase awal operasional.

Skema tersebut disiapkan sebagai langkah bridging atau jembatan agar koperasi desa dapat berjalan optimal sebelum mampu menghasilkan pendapatan secara mandiri.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Askolani menyampaikan dukungan APBN akan diberikan selama dua tahun pertama operasional koperasi.

“Untuk dua tahun pertama itu akan diupayakan dari APBN,” ujar Askolani di Kementerian Keuangan, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, pemerintah tengah mempersiapkan berbagai tahapan administrasi dan teknis agar program koperasi desa tersebut dapat segera berjalan.

Proses rekrutmen pegawai nantinya melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PANRB.

Seleksi pegawai juga akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) guna memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan profesional.

“Untuk penerimaan pegawainya nanti ada BKN, Kementerian PANRB, dan Danantara,” jelas Askolani.

Setelah pegawai dinyatakan lolos seleksi, pemerintah akan mengambil alih pembiayaan gaji melalui APBN selama fase awal pengembangan koperasi.

Langkah tersebut dinilai penting agar Kopdes Merah Putih dapat langsung beroperasi tanpa terkendala persoalan pendanaan operasional.

“Planning-nya pemerintah itu dalam dua tahun pertama akan didukung dari APBN. Setelah dua tahun, dia akan menggunakan dana operasionalnya sendiri dari KDMP,” katanya.

Pemerintah berharap dalam kurun dua tahun tersebut, koperasi desa sudah memiliki basis usaha yang kuat dan mampu menghasilkan keuntungan secara mandiri.

“Mudah-mudahan dia sudah mulai eksis, mulai untung. Jadi bridging awal akan didukung APBN untuk dua tahun pertama,” lanjutnya.

Meski demikian, rincian alokasi anggaran yang akan digunakan untuk program tersebut masih dalam tahap pembahasan internal di Kementerian Keuangan.

“Detail APBN-nya masih didiskusikan di internal Kemenkeu,” ungkap Askolani.

Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal.

Selain itu, program ini juga dikaitkan dengan penguatan peran Agrinas Pangan Nusantara dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis desa.

Pemerintah menargetkan Kopdes Merah Putih mampu berdiri mandiri setelah dua tahun mendapat dukungan awal dari APBN. (*)


Poin Utama Berita

  • Pemerintah menyiapkan APBN untuk membayar gaji pegawai Kopdes Merah Putih.
  • Dukungan APBN diberikan selama dua tahun pertama operasional.
  • Skema dibuat sebagai jembatan sebelum koperasi mandiri.
  • Rekrutmen pegawai melibatkan BKN dan Kementerian PANRB.
  • Seleksi akan menggunakan sistem CAT.
  • Pemerintah berharap koperasi mulai untung dalam dua tahun.
  • Detail alokasi anggaran masih dibahas Kementerian Keuangan.
  • Program diarahkan memperkuat ekonomi desa dan koperasi lokal.