Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Trump Dikabarkan Ancam Netanyahu Lewat Sang Istri, Minta Serangan ke Lebanon Dibatalkan? Ini Faktanya

30
×

Trump Dikabarkan Ancam Netanyahu Lewat Sang Istri, Minta Serangan ke Lebanon Dibatalkan? Ini Faktanya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Laporan Media Israel Sebut Donald Trump Menghubungi Sara Netanyahu untuk Menekan PM Israel agar Mengurungkan Rencana Operasi Militer di Lebanon Selatan

WASHINGTON DC | Sentrapos.co.id

Hubungan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menjadi sorotan internasional. Kali ini, muncul laporan yang menyebut Trump diduga mengirim pesan keras kepada Netanyahu melalui istrinya, Sara Netanyahu, terkait rencana operasi militer Israel di Lebanon Selatan.

Kabar tersebut pertama kali disampaikan pengusaha Israel, Roni Mani, dalam wawancara dengan media Israel, Walla. Namun hingga kini, informasi tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Gedung Putih maupun pemerintah Israel.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Menurut Mani, yang mengaku memperoleh informasi dari sumber di Gedung Putih, Trump disebut menghubungi Sara Netanyahu dan meminta agar ia memengaruhi suaminya untuk membatalkan rencana serangan ke wilayah pinggiran selatan Beirut, Lebanon.

“Menurut sumber saya di Gedung Putih, Trump menghubungi Sara Netanyahu dan memintanya mengawasi Netanyahu atau akan ada konsekuensi tertentu terhadap keluarga Netanyahu,” klaim Roni Mani.

Meski demikian, pernyataan tersebut masih berupa klaim sepihak dan belum dapat diverifikasi secara independen.

Klaim Ancaman hingga Pembekuan Aset Jadi Sorotan

Dalam keterangannya, Mani bahkan mengklaim Trump menyampaikan sejumlah ancaman serius apabila Netanyahu tetap melanjutkan operasi militer yang direncanakan.

Ancaman yang disebutkan antara lain terkait status keluarga Netanyahu di Amerika Serikat, termasuk kemungkinan pembekuan aset hingga persoalan izin tinggal anggota keluarganya.

Selain itu, Trump juga dikabarkan menawarkan perlindungan politik atau suaka di Amerika Serikat apabila Netanyahu mengalami kekalahan dalam pemilihan umum mendatang.

Namun, hingga berita ini ditulis, tidak ada pernyataan resmi yang membenarkan maupun membantah klaim tersebut dari Gedung Putih, keluarga Netanyahu, maupun otoritas Israel.

Netanyahu Disebut Batalkan Rencana Serangan

Menurut laporan yang beredar, setelah berbicara dengan Sara Netanyahu, Perdana Menteri Israel disebut langsung menghubungi Trump dan akhirnya menyetujui pembatalan rencana operasi militer di Lebanon Selatan.

Meski demikian, informasi tersebut juga belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait.

Karena itu, publik internasional masih menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai kebenaran laporan yang telah memicu perhatian luas tersebut.

Ketegangan Trump dan Netanyahu Kembali Jadi Perhatian

Laporan ini muncul di tengah berbagai spekulasi mengenai memburuknya hubungan politik antara Trump dan Netanyahu dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah media internasional sebelumnya melaporkan adanya perbedaan pandangan terkait kebijakan keamanan kawasan Timur Tengah, terutama menyangkut konflik yang melibatkan Israel, Lebanon, dan Iran.

Beberapa laporan bahkan menyebut Trump sempat melontarkan kritik keras terhadap langkah-langkah militer yang dilakukan Israel di wilayah Lebanon.

Hingga saat ini, belum terdapat konfirmasi resmi dari Gedung Putih maupun kantor Perdana Menteri Israel terkait dugaan komunikasi antara Donald Trump dan Sara Netanyahu tersebut.

Timur Tengah Kembali Memanas

Munculnya laporan tersebut terjadi saat kawasan Timur Tengah masih berada dalam situasi yang sensitif akibat meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi di Lebanon.

Komunitas internasional terus mendorong seluruh pihak untuk menahan diri guna mencegah meluasnya konflik yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.

Pengamat geopolitik menilai, apabila laporan tersebut terbukti benar, maka hal itu dapat menjadi indikasi adanya upaya diplomasi intensif dari Washington untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih besar di Timur Tengah.

Namun untuk saat ini, seluruh informasi tersebut masih berada pada tahap klaim yang memerlukan verifikasi resmi dari pihak-pihak yang disebutkan. (*)

Poin Utama Berita

  • Muncul laporan bahwa Donald Trump diduga menghubungi Sara Netanyahu.
  • Trump disebut meminta Benjamin Netanyahu membatalkan rencana serangan ke Lebanon Selatan.
  • Informasi tersebut disampaikan pengusaha Israel Roni Mani kepada media Walla.
  • Klaim menyebut adanya ancaman terhadap keluarga Netanyahu jika serangan tetap dilakukan.
  • Trump juga dikabarkan menawarkan suaka politik kepada keluarga Netanyahu.
  • Netanyahu disebut akhirnya membatalkan rencana operasi militer.
  • Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Gedung Putih maupun pemerintah Israel.
  • Laporan tersebut menambah spekulasi mengenai ketegangan hubungan Trump dan Netanyahu.
  • Situasi keamanan di Timur Tengah masih menjadi perhatian dunia internasional.
  • Pengamat menilai diplomasi AS berpotensi berperan dalam meredam eskalasi konflik kawasan.