Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWAVIRAL

VIRAL Guru Ngaji Bubarkan Transaksi Sabu di Depan Anak-anak, Rumah Diteror Usai Video Heboh

67
×

VIRAL Guru Ngaji Bubarkan Transaksi Sabu di Depan Anak-anak, Rumah Diteror Usai Video Heboh

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DELI SERDANG | Sentrapos.co.id – Aksi berani seorang guru mengaji bernama Halimah di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, viral di media sosial setelah dirinya nekat membubarkan dugaan transaksi narkoba jenis sabu yang dilakukan terang-terangan di depan anak-anak.

Video tersebut pertama kali ramai diunggah akun media sosial @tkpbelawan dan langsung menuai perhatian publik karena keberanian Halimah menghadapi para pelaku seorang diri.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Dalam video viral itu, Halimah tampak menghampiri sekelompok pria yang sedang berkumpul di teras rumah warga di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu.

Dengan nada tegas, Halimah merekam para pria tersebut sambil menegur mereka karena diduga melakukan transaksi sabu di lingkungan tempat anak-anak bermain.

“Maaf ya Bang, kan sudah aku bilang tadi Bang, anak-anak duduk situ, pakailah perasaan kalian, pakai perasaan kalian lho anak-anak ini lho,” ujar Halimah dalam video viral tersebut.

Tak lama setelah ditegur, para pria yang berada di lokasi langsung meninggalkan tempat kejadian.


Geram Anak-anak Tak Punya Tempat Bermain

Halimah mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena sudah lama resah dengan maraknya transaksi narkoba di lingkungannya.

Ia menyebut para pelaku kerap beraktivitas secara terbuka tanpa memedulikan keberadaan anak-anak.

“Anak-anak di sini, jadi awak mau ngasih main anak-anak pun bingung mau di mana mainnya, mau di mana-mana ada orang ini,” kata Halimah.

Menurutnya, peredaran narkoba di wilayah tersebut bukan lagi persoalan baru, melainkan sudah berlangsung bertahun-tahun dan membuat masyarakat resah.


Rumah Halimah Diteror Usai Video Viral

Namun keberanian Halimah ternyata harus dibayar mahal. Setelah videonya viral, rumahnya didatangi sejumlah orang yang diduga keluarga pelaku narkoba.

Dalam video lanjutan yang beredar di media sosial, Halimah mengaku rumahnya diteror dan diancam akan dilempari batu.

“Tolong Pak Presiden rumah saya dihancurin orang itu, orang itu menjerit-jerit melemparkan batu,” ungkap Halimah dengan suara penuh kepanikan.

Ia meminta perlindungan kepada aparat penegak hukum dan pemerintah karena khawatir keselamatan dirinya terancam.

“Saya tidak takut saya sendiri. Tapi aparat-aparat yang punya hati. Pemimpin yang punya hati tolong saya,” ujarnya.


Polisi Bergerak Cepat, Dua Pelaku Ditangkap

Pasca-video viral tersebut, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Polisi kemudian berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat transaksi narkoba dalam video viral tersebut pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kasi Humas Polresta Deli Serdang, Ferry, mengatakan kedua pelaku berinisial AA dan AS berhasil diamankan di kawasan Kecamatan Pantai Labu.

“Petugas tiba di lokasi dan mendapati seorang pria sesuai dengan ciri-ciri laporan masyarakat sedang duduk di bawah tiang tower,” kata Ferry dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 2,40 gram dan uang tunai Rp317 ribu yang diduga hasil transaksi narkoba.


Polisi Beri Perlindungan untuk Halimah

Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga memberikan perlindungan terhadap Halimah yang sempat mendapat intimidasi pasca-video viral.

Polisi melakukan patroli dan pengamanan di sekitar rumah Halimah hingga pagi hari untuk mencegah aksi teror lanjutan.

“Kami juga turut memberikan perlindungan kepada ibu HT. Kita melakukan patroli serta pengamanan hingga pagi di sekitaran rumah ibu HT,” ujar Ferry.

Polisi juga menghalau sejumlah warga yang sempat tidak mendukung proses penindakan narkoba di wilayah tersebut.

Kasus ini kini menjadi sorotan luas publik dan media sosial. Banyak warganet memberikan dukungan kepada Halimah karena dinilai berani melawan peredaran narkoba demi melindungi anak-anak di lingkungannya. (*)


Poin Utama Berita

  • Guru mengaji Halimah viral usai membubarkan transaksi sabu di depan anak-anak.
  • Peristiwa terjadi di Desa Rantau Panjang, Pantai Labu, Deli Serdang.
  • Halimah menegur langsung para pelaku sambil merekam video.
  • Halimah mengaku resah karena narkoba marak di lingkungan anak-anak bermain.
  • Rumah Halimah diteror usai video viral di media sosial.
  • Halimah meminta perlindungan kepada aparat dan pemerintah.
  • Polisi menangkap dua pelaku berinisial AA dan AS.
  • Polisi menyita sabu 2,40 gram dan uang tunai Rp317 ribu.
  • Polisi melakukan patroli dan pengamanan di rumah Halimah.
  • Warganet ramai memberi dukungan terhadap keberanian Halimah.