Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISNASIONALPERISTIWA

Biaya Haji 2026 Dipastikan Tak Naik, Presiden Prabowo Perintahkan Negara Tanggung Kenaikan Avtur

41
×

Biaya Haji 2026 Dipastikan Tak Naik, Presiden Prabowo Perintahkan Negara Tanggung Kenaikan Avtur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id — Pemerintah memastikan biaya perjalanan ibadah haji tahun 2026 tidak akan mengalami kenaikan, meskipun terdapat potensi tekanan dari penyesuaian harga avtur.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa hingga saat ini harga avtur masih dalam kondisi normal dan tidak berdampak langsung pada ongkos haji.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Intinya ditanggung pemerintah. Kalau naik, belum ada kenaikan avtur,” tegas Irfan usai menghadiri pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Embarkasi Sukolilo Surabaya, Jumat (17/4/2026).

Lebih lanjut, Irfan mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan agar biaya haji tidak membebani jemaah.

“Itu perintah langsung dari Presiden. Jangan bebankan kepada jemaah,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengantisipasi potensi dampak kenaikan harga avtur terhadap sektor penerbangan, termasuk biaya perjalanan ibadah haji. Kebijakan ini dilakukan agar stabilitas biaya tetap terjaga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa penyesuaian harga avtur memang berdampak pada tarif tiket pesawat, namun pemerintah telah mengambil langkah mitigasi.

“Kenaikan tiket hanya berkisar 9–13 persen. Namun dampaknya terhadap ongkos haji telah diantisipasi pemerintah,” jelas Airlangga.

Ia menambahkan, beban tambahan akibat kenaikan avtur akan diserap melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga tidak berdampak pada jemaah.

Bahkan sebelumnya, pemerintah telah menurunkan ongkos haji sebesar Rp2 juta sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat.

“Tambahan biaya akibat avtur diabsorb pemerintah. Jadi tidak ada kenaikan biaya haji,” tegasnya.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp1,77 triliun telah disiapkan untuk menutup selisih biaya tersebut, yang akan mencakup sekitar 220 ribu jemaah haji Indonesia.

Kebijakan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga aksesibilitas ibadah haji bagi masyarakat, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi tidak membebani kebutuhan spiritual umat. (*)


Poin Utama Berita

  • Pemerintah pastikan biaya haji 2026 tidak naik
  • Presiden Prabowo instruksikan jangan bebani jemaah
  • Kenaikan avtur ditanggung melalui APBN
  • Harga avtur masih dalam kondisi normal
  • Ongkos haji sebelumnya telah turun Rp2 juta
  • Pemerintah siapkan Rp1,77 triliun untuk subsidi
  • Sekitar 220 ribu jemaah haji terdampak kebijakan ini