Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Delegasi AS Buang Semua Barang dari China Sebelum Naik Air Force One, Ketegangan Trump-Xi Terungkap

48
×

Delegasi AS Buang Semua Barang dari China Sebelum Naik Air Force One, Ketegangan Trump-Xi Terungkap

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BEIJING | Sentrapos.co.id – Di balik kemegahan kunjungan kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Beijing, tersimpan ketegangan serius antara delegasi AS dan aparat keamanan China.

Salah satu insiden yang menjadi sorotan terjadi saat seluruh barang dari China yang diterima delegasi Amerika Serikat dilaporkan langsung dibuang sebelum rombongan naik ke pesawat kepresidenan Air Force One.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Informasi tersebut diungkapkan Koresponden Gedung Putih New York Post, Emily Goodin, melalui unggahan di akun X miliknya usai mengikuti kunjungan Trump ke Beijing pada 13–15 Mei 2026.

Menurut Goodin, staf Gedung Putih memberikan instruksi tegas agar tidak ada satu pun barang asal China dibawa masuk ke pesawat kepresidenan.

“Tidak boleh ada barang dari China yang dibawa ke Air Force One,” tulis Goodin mengutip instruksi staf AS.

Semua Barang Dikumpulkan dan Dibuang

Goodin mengungkapkan seluruh barang yang diberikan pejabat China selama kunjungan langsung dikumpulkan sebelum keberangkatan.

Barang-barang tersebut kemudian dibuang ke tempat sampah yang berada di dekat tangga pesawat Air Force One.

“Semuanya dikumpulkan sebelum kami naik ke Air Force One dan langsung dibuang ke tempat sampah. Tidak ada barang dari China yang boleh masuk ke pesawat,” tulisnya.

Tim pers Gedung Putih kemudian membenarkan laporan tersebut.

Mereka menyebut barang yang dibuang meliputi:

  • kartu pers,
  • ponsel sekali pakai,
  • pin delegasi,
  • hingga perlengkapan lain yang diberikan selama kunjungan.

Langkah itu diduga berkaitan dengan prosedur keamanan dan kekhawatiran terhadap potensi perangkat pengawasan elektronik.

Di Balik Senyum Trump dan Xi, Hubungan Tetap Tegang

Meski Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping tampil akrab di depan kamera selama kunjungan berlangsung, suasana di balik layar disebut jauh lebih tegang.

Ketegangan terutama terjadi antara tim keamanan dan pers Amerika Serikat dengan aparat China.

Salah satu insiden terjadi saat kunjungan ke Temple of Heaven atau Kuil Surga di Beijing.

Agen Secret Service Amerika Serikat yang mendampingi rombongan pers dilaporkan sempat dilarang masuk karena membawa senjata api.

Padahal, membawa senjata merupakan prosedur standar pengamanan Presiden AS.

“Ketegangan di lapangan memperlihatkan rendahnya tingkat kepercayaan antara kedua negara.”

Tim Pers AS Sempat Dicegah Ikut Iring-Iringan Trump

Ketegangan juga terjadi menjelang keberangkatan Donald Trump dari Beijing.

Pejabat keamanan China disebut sempat melarang tim pers Gedung Putih bergabung dengan iring-iringan kendaraan kepresidenan.

Situasi memanas hingga staf Gedung Putih disebut harus memaksa menerobos penjagaan agar wartawan bisa ikut dalam rombongan Presiden AS.

Laporan itu juga dikonfirmasi sejumlah media Amerika Serikat, termasuk The Hill.

Bukan Insiden Pertama dalam Hubungan AS-China

Gesekan diplomatik seperti ini bukan pertama kali terjadi dalam hubungan Washington dan Beijing.

Pada 2016, saat mantan Presiden Barack Obama menghadiri KTT G20 di Hangzhou, staf Amerika dan aparat China juga sempat terlibat adu mulut sengit terkait akses rombongan Presiden AS.

Insiden terbaru ini memperlihatkan bahwa di balik upaya membangun hubungan yang lebih stabil, ketegangan strategis antara Amerika Serikat dan China masih sangat kuat.

Hubungan AS-China Masuk Fase Baru

Kunjungan Trump ke Beijing sebelumnya menghasilkan sejumlah kesepakatan ekonomi dan perdagangan penting, termasuk pesanan besar pesawat Boeing oleh China.

Namun, berbagai insiden keamanan selama kunjungan menunjukkan bahwa hubungan kedua negara tetap dipenuhi rasa saling curiga.

Pengamat menilai persaingan geopolitik antara Amerika Serikat dan China kini bukan hanya soal ekonomi dan teknologi, tetapi juga menyangkut keamanan nasional dan pengaruh global.

“Di depan kamera mereka tersenyum, tetapi di balik layar persaingan dan ketidakpercayaan masih sangat nyata.” (*)


Poin Utama Berita

  • Delegasi AS membuang seluruh barang dari China sebelum naik Air Force One.
  • Informasi diungkap jurnalis Gedung Putih Emily Goodin.
  • Barang yang dibuang meliputi kartu pers, ponsel sekali pakai, dan pin delegasi.
  • Langkah tersebut diduga terkait prosedur keamanan AS.
  • Agen Secret Service sempat dilarang masuk area Kuil Surga karena membawa senjata.
  • Tim pers Gedung Putih juga sempat dicegah ikut iring-iringan Trump.
  • Ketegangan terjadi di balik kunjungan kenegaraan Trump dan Xi Jinping.
  • Hubungan AS-China dinilai tetap dipenuhi rasa saling curiga meski ada kesepakatan dagang.