Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISHEADLINE NEWS | PILIHAN EDITORNASIONALPERISTIWA

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih se-Indonesia di Nganjuk, Dorong Ekonomi Desa Bangkit

98
×

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih se-Indonesia di Nganjuk, Dorong Ekonomi Desa Bangkit

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NGANJUK | Sentrapos.co.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi mengoperasikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di seluruh Indonesia dalam agenda nasional yang dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo sebagai simbol dimulainya operasional koperasi desa yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Sabtu 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Program Koperasi Merah Putih menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi berbasis desa, memperluas akses usaha masyarakat, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan nasional.

Sejumlah Menteri dan Pejabat Negara Hadir

Agenda nasional tersebut dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, hingga unsur TNI-Polri.

Turut mendampingi Presiden Prabowo di antaranya:

  • Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya,
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi,
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan,
  • Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono,
  • Menko Polhukam Djamari Chaniago,
  • Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra,
  • Menko PMK Pratikno,
  • Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar.

Hadir pula:

  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf,
  • Menteri Desa Yandri Susanto,
  • Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti,
  • Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto,
  • Panglima TNI Agus Subiyanto,
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,
  • Ketua MPR Ahmad Muzani,
  • serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Kehadiran para pejabat tinggi negara itu memperlihatkan besarnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan ekonomi desa sebagai fondasi pertumbuhan nasional.

Fokus Bangun Ekonomi dari Desa

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih disebut menjadi bagian dari visi pemerintah untuk membangun ekonomi nasional dari tingkat paling bawah, yakni desa dan kelurahan.

Koperasi diharapkan menjadi wadah penguatan usaha mikro, distribusi pangan, akses pembiayaan, hingga pemberdayaan petani dan pelaku UMKM.

“Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri dan kuat,” menjadi semangat utama program tersebut.

Pemerintah menilai koperasi dapat menjadi instrumen penting untuk memperpendek rantai distribusi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, dan menciptakan lapangan kerja baru.

Prabowo Juga Resmikan Museum Ibu Marsinah

Sebelum menghadiri agenda peresmian koperasi, Presiden Prabowo lebih dahulu meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.

Peresmian museum tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan Marsinah yang dikenal sebagai simbol perjuangan buruh dan hak-hak pekerja di Indonesia.

Agenda itu juga memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap aspek sejarah perjuangan sosial dan pendidikan karakter bangsa.

Lanjut ke Tuban Hadiri Panen Raya Jagung

Usai meresmikan Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Di sana, Presiden akan menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan nasional.

Kunjungan tersebut menegaskan fokus pemerintah pada dua sektor utama, yakni:

  • penguatan ekonomi desa,
  • dan peningkatan produksi pangan nasional.

Koperasi Jadi Instrumen Strategis Pemerintah

Pengamat ekonomi menilai langkah pemerintah menghidupkan koperasi desa dapat menjadi strategi penting menghadapi tantangan ekonomi global.

Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, penguatan ekonomi berbasis komunitas dinilai lebih tahan terhadap tekanan eksternal.

“Koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi alat untuk memperkuat kemandirian ekonomi rakyat,” ujar sejumlah pengamat ekonomi kerakyatan.

Dengan operasionalisasi lebih dari seribu koperasi desa sekaligus, pemerintah berharap aktivitas ekonomi masyarakat akar rumput semakin tumbuh dan mampu menopang stabilitas ekonomi nasional. (*)


Poin Utama Berita

  • Presiden Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
  • Peresmian dipusatkan di Desa Nglawak, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur.
  • Program koperasi ditujukan untuk memperkuat ekonomi desa dan UMKM.
  • Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir dalam acara.
  • Prabowo juga meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah.
  • Presiden melanjutkan agenda ke Tuban untuk Panen Raya Jagung Nasional.
  • Pemerintah fokus membangun ekonomi dari desa dan sektor pangan.
  • Koperasi dinilai menjadi instrumen penting ekonomi kerakyatan nasional.