JAKARTA | Sentrapos.co.id — Film terbaru semesta Dilan bertajuk ‘Dilan ITB 1997’ resmi tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 30 April 2026. Film produksi Falcon Pictures ini menghadirkan babak baru kehidupan Dilan sebagai mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) di tengah gejolak sosial politik menjelang Reformasi 1998.
Berbeda dari film sebelumnya, karakter Dilan kini tampil lebih dewasa dengan konflik kehidupan kampus, percintaan, hingga situasi nasional yang mulai memanas pada akhir era Orde Baru.
Menariknya, tokoh Dilan versi dewasa diperankan oleh musisi sekaligus aktor Ariel NOAH.
Dilan Kembali ke Bandung Usai dari Kuba
Dalam cerita, Dilan dikisahkan baru kembali ke Bandung setelah mengikuti program pertukaran pelajar selama enam bulan di Kuba.
Ia kemudian menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB sambil bekerja sebagai seniman lepas berbakat.
Namun kehidupan Dilan tidak berjalan mudah. Hubungannya dengan Ancika mulai diuji ketika sosok-sosok dari masa lalunya kembali hadir.
“Dilan dihadapkan pada pilihan antara kenangan lama dan masa depan yang harus ia tentukan sendiri.”
Kehadiran Milea dan Hana membuat konflik cinta dalam film ini semakin emosional dan penuh dilema.
Ariel NOAH Jadi Sorotan
Penampilan Ariel NOAH sebagai Dilan dewasa menjadi salah satu daya tarik utama film ini.
Karakter Ancika diperankan Niken Anjani, sedangkan sosok Milea hadir lewat akting Raline Shah.
Film ini juga dibintangi sejumlah nama besar seperti:
- Arya Saloka
- Della Dartyan
- Ira Wibowo
- Wafda Saifan Lubis
- Rangga Nattra
- Qibil The Changcuters
Angkat Nuansa Reformasi 1998
Tak hanya mengangkat kisah cinta, ‘Dilan ITB 1997’ juga menghadirkan latar situasi Indonesia menjelang Reformasi 1998.
Nuansa demonstrasi mahasiswa, keresahan sosial, hingga dinamika kampus menjadi bagian penting dalam alur cerita.
Film ini mencoba memperlihatkan perjalanan emosional Dilan saat menghadapi perubahan besar dalam kehidupan pribadi maupun kondisi bangsa.
Disutradarai Fajar Bustomi dan Pidi Baiq
Film berdurasi sekitar 110 menit ini disutradarai Fajar Bustomi bersama Pidi Baiq, penulis asli novel Dilan yang fenomenal.
Sementara penulisan skenario digarap oleh Adhitya Mulya, Pidi Baiq, dan Ninit Yunita untuk memperkuat konflik karakter yang lebih dewasa dan realistis.
“Film ini menjadi kelanjutan perjalanan Dilan yang kini tak lagi hanya soal cinta remaja, tetapi juga pencarian jati diri dan realita kehidupan.”
Dengan kekuatan nostalgia, drama romantis, dan latar sejarah Reformasi 1998, ‘Dilan ITB 1997’ diprediksi menjadi salah satu film Indonesia paling banyak diperbincangkan tahun ini. (*)
Poin Utama Berita
- Film ‘Dilan ITB 1997’ resmi tayang di bioskop Indonesia.
- Ariel NOAH memerankan Dilan versi dewasa.
- Cerita berlatar kehidupan kampus ITB menjelang Reformasi 1998.
- Konflik cinta melibatkan Ancika, Milea, dan Hana.
- Film menampilkan dinamika sosial politik Indonesia akhir 1990-an.
- Disutradarai Fajar Bustomi bersama Pidi Baiq.
- Dibintangi Raline Shah, Arya Saloka, hingga Niken Anjani.
- Mengangkat sisi emosional dan pendewasaan karakter Dilan.
- Produksi Falcon Pictures berdurasi sekitar 110 menit.
- Diprediksi menjadi film romantis Indonesia yang trending di 2026.

















