JAKARTA | Sentrapos.co.id — Aktor sekaligus sutradara Reza Rahadian menghadirkan karya menyentuh melalui film pendek berjudul Annisa. Film ini menampilkan seorang anak tunanetra sebagai pemeran utama, terinspirasi dari pertemuan nyata yang membekas dalam perjalanan kariernya.
Kisah ini bermula saat Reza menjalani proses syuting film Laut Bercerita di sebuah rumah susun di Jakarta Utara. Di sana, ia bertemu seorang anak bernama Annisa yang kemudian mengubah perspektifnya tentang dunia akting dan kemanusiaan.
Pertemuan Tak Terduga yang Mengubah Segalanya
Awalnya, Reza tidak menyadari bahwa Annisa adalah seorang tunanetra. Namun, momen ketika Annisa menyanyikan lagu dan mengungkapkan bahwa ia “menonton” film lewat pendengaran meninggalkan kesan mendalam.
“Kalimat itu membekas. Saya tidak bisa melupakannya,” ujar Reza.
Ketika ditanya cita-citanya, Annisa menjawab ingin menjadi pemain film — sebuah jawaban sederhana yang kemudian menjadi inspirasi utama film ini.
Dari Inspirasi Jadi Karya Nyata
Kesempatan untuk mewujudkan ide tersebut datang saat Reza terlibat dalam proyek film pendek internasional bersama sutradara asal Filipina, Sam Manacsa.
Nama Annisa pun kembali muncul dan langsung disepakati sebagai pusat cerita.
Syuting di Lingkungan Asli Annisa
Proses produksi dilakukan di rusun tempat Annisa tinggal, agar ia tetap berada di lingkungan yang familiar.
“Dia hafal setiap langkah tangga dan ruang di sana,” kata Reza.
Tim produksi juga menerapkan pendekatan khusus, seperti meminimalkan suara asing yang berpotensi mengganggu kenyamanan Annisa.
Pendekatan Humanis Tanpa Perlakuan Khusus
Reza menegaskan bahwa Annisa diperlakukan seperti aktor profesional lainnya, tanpa perlakuan berlebihan.
“Saya ingin memanusiakan dia sama seperti kita semua,” tegasnya.
Hasilnya, ekspresi Annisa di depan kamera dinilai sangat autentik dan tidak bisa direkayasa.
Menuju Panggung Internasional
Film Annisa merupakan bagian dari program Next Step Studio, yang menjadi bagian dari Festival Film Cannes 2026.
Program ini mempertemukan sineas muda dari berbagai negara untuk menciptakan karya kolaboratif bertaraf internasional.
Proyek ini didukung sejumlah rumah produksi ternama Indonesia seperti Visinema Pictures, serta dukungan pemerintah dan mitra internasional.
Pesan Kuat tentang Inklusi dan Kemanusiaan
Film ini tidak hanya menghadirkan cerita, tetapi juga membawa pesan kuat tentang inklusi, kesetaraan, dan potensi tanpa batas.
Kisah Annisa menjadi simbol bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bermimpi dan berkarya. (*)
Poin Utama Berita
- Reza Rahadian garap film pendek “Annisa”
- Terinspirasi dari kisah nyata anak tunanetra
- Annisa jadi pemeran utama dalam film
- Syuting dilakukan di lingkungan asli Annisa
- Film mengusung pesan inklusi dan kemanusiaan
- Diproduksi dalam program internasional Next Step Studio
- Akan tampil di ajang Festival Film Cannes 2026

















