JAKARTA | SENTRAPOS.CO.ID — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, akhirnya meluapkan kekesalannya terhadap berbagai tudingan yang menyerang dirinya, termasuk isu keterlibatan dalam polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Dalam pernyataan tegas di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026), JK bahkan menegaskan peran pentingnya dalam perjalanan politik Jokowi hingga menjadi Presiden RI.
“Jokowi jadi Presiden karena saya. Tanpa jadi Gubernur, mana bisa jadi Presiden,” tegas JK.
Peran Kunci di Balik Karier Jokowi
JK membeberkan bahwa dirinya ikut berperan dalam meyakinkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk mengusung Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Menurut JK, keberhasilan Jokowi di Jakarta menjadi titik krusial yang membuka jalan menuju kursi kepresidenan pada Pilpres 2014.
“Ibu Mega yang minta saya dampingi. Saya tidak minta, beliau yang meminta karena Jokowi belum punya pengalaman,” ungkapnya.
Bantah Tuduhan Dana Rp5 Miliar
Pernyataan keras JK juga dipicu tudingan yang menyebut dirinya mendanai polemik ijazah Jokowi hingga Rp5 miliar.
Tudingan tersebut dilontarkan oleh Rismon Sianipar, yang menyebut JK memberikan dana kepada pihak tertentu, termasuk Roy Suryo.
JK dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan justru mengungkap fakta sebaliknya.
“Justru dia yang minta Rp5 miliar ke saya. Itu tidak benar sama sekali,” tegas JK.
Saran Terbuka Soal Ijazah Jokowi
Di tengah polemik yang terus bergulir, JK menyatakan dirinya hanya memberikan saran sebagai tokoh senior agar isu tersebut segera diselesaikan secara terbuka.
“Sudahlah Pak Jokowi, perlihatkan saja ijazahnya. Saya yakin itu asli,” ujarnya.
Menurut JK, transparansi diperlukan untuk menghentikan polemik yang telah berlangsung cukup lama dan memicu perdebatan di tengah masyarakat.
“Kenapa harus dibiarkan masyarakat berdebat? Saya lebih tua, saya hanya menasihati,” tambahnya.
Isu Politik dan Serangan Personal
JK menilai berbagai tudingan yang dialamatkan kepadanya merupakan bagian dari serangan personal yang tidak berdasar.
Ia menegaskan bahwa kontribusinya dalam perjalanan politik nasional, termasuk dalam mendampingi Jokowi, tidak bisa dipungkiri.
Situasi ini sekaligus memperlihatkan dinamika politik nasional yang kembali memanas di tengah isu sensitif yang berkembang di ruang publik.
Poin Utama Berita
- Jusuf Kalla klaim berperan besar dalam karier politik Jokowi
- Sebut Jokowi jadi Presiden berkat perannya dorong jadi Gubernur DKI
- Bantah tuduhan mendanai polemik ijazah Rp5 miliar
- Ungkap Rismon Sianipar justru meminta dana kepadanya
- JK sarankan Jokowi buka ijazah untuk akhiri polemik
- Isu berkembang jadi serangan personal dan politik

















