SIDOARJO | Sentrapos.co.id — Kematian Kepala Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, berinisial MJ (56), yang ditemukan tak bernyawa di ruang kerjanya pada Minggu (3/5/2026), menggegerkan warga dan memicu perhatian luas publik.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan balai desa, Khosim, yang merasa curiga dengan kondisi kantor desa yang tidak seperti biasanya.
Kecurigaan muncul saat ia melihat sepeda motor milik kepala desa masih terparkir hingga sore hari.
“Saya curiga karena kendaraan Pak Lurah masih ada. Biasanya kalau sudah pulang tidak ada di sini,” ujar Khosim.
Sekitar pukul 16.30 WIB, saat hujan mulai turun, Khosim masuk ke dalam balai desa. Ia mendapati ruang kerja kepala desa dalam kondisi gelap dan pintu tidak terkunci.
“Saya panggil dari luar, tapi tidak ada jawaban. Saya kira beliau sedang istirahat,” katanya.
Namun, saat lampu dinyalakan, Khosim mendapati korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di atas sofa.
“Saya langsung panik dan minta tolong warga sekitar,” ungkapnya.
Warga yang berdatangan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, aparat tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk dilakukan autopsi,” jelasnya.
Hasil Penyelidikan Sementara
Perkembangan terbaru dari penyelidikan mengungkap adanya dugaan persoalan ekonomi yang dialami korban.
Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma, menyampaikan bahwa korban memiliki sejumlah beban finansial.
“Diduga ada permasalahan ekonomi, di antaranya utang jual beli tanah sekitar Rp270 juta dan utang lainnya sekitar Rp100 juta,” ujarnya.
Selain itu, dari hasil pemeriksaan perangkat digital korban, ditemukan riwayat pencarian yang berkaitan dengan kondisi mental dan tekanan hidup.
Hasil autopsi juga menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan dari pihak lain.
“Tidak ditemukan indikasi keterlibatan orang lain dalam peristiwa ini,” tegasnya.
Polisi pun menyimpulkan bahwa kematian korban mengarah pada faktor internal yang sedang didalami lebih lanjut.
Imbauan dan Edukasi
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat mengenai kesehatan mental dan pentingnya mencari bantuan saat menghadapi tekanan hidup. (*)
Catatan Redaksi: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan mental, segera cari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan terdekat.
Poin Utama Berita
- Kades Buncitan ditemukan meninggal di ruang kerja
- Ditemukan pertama kali oleh petugas kebersihan
- Awalnya dicurigai karena motor masih terparkir
- Korban ditemukan di sofa dalam kondisi tidak sadarkan diri
- Polisi evakuasi jenazah ke RS Bhayangkara
- Hasil penyelidikan mengarah pada faktor ekonomi
- Tidak ditemukan tanda kekerasan dari pihak lain
- Polisi pastikan kasus masih dalam pendalaman

















