Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWA

Kapolri Tegaskan Rakernis Reskrim 2026 Fokus Perkuat SDM dan Penegakan Hukum Profesional

35
×

Kapolri Tegaskan Rakernis Reskrim 2026 Fokus Perkuat SDM dan Penegakan Hukum Profesional

Sebarkan artikel ini
Kapolri Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri) bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (kedua kanan) usai menghadiri Rakernis Reskrim Polri 2026 di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Mei 2026 (Foto: RRI/Namira Kaguma)
Kapolri Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri) bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (kedua kanan) usai menghadiri Rakernis Reskrim Polri 2026 di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Mei 2026 (Foto: RRI/Namira Kaguma)
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Reserse Kriminal (Reskrim) Polri Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat profesionalisme aparat penegak hukum melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut disampaikan Kapolri usai menghadiri Rakernis Reskrim Polri 2026 di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Menurut Sigit, penguatan kompetensi SDM menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penegakan hukum yang profesional, modern, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

“Tentunya Rakernis kali ini adalah bagian dari upaya Bareskrim dan jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dengan penguatan kualitas dan kemampuan SDM,” tegas Kapolri.

Soroti Tantangan Global dan Celah Hukum Baru

Kapolri juga menyoroti dinamika global yang dinilai berdampak langsung terhadap situasi keamanan dan hukum di dalam negeri.

Menurutnya, perubahan situasi global memunculkan berbagai bentuk kejahatan baru yang harus diantisipasi aparat penegak hukum secara cepat dan adaptif.

“Kita menghadapi situasi global yang tentunya berdampak terhadap situasi di dalam negeri. Ini memunculkan celah-celah hukum baru yang harus kita antisipasi bersama,” ujar Sigit.

Ia menegaskan, tantangan tersebut membutuhkan kesiapan aparat Reskrim dalam membaca pola kejahatan modern yang terus berkembang.

Kapolri Tekankan Sinergi Antar Lembaga

Selain peningkatan SDM, Kapolri juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergisitas antar aparat penegak hukum, kementerian, serta lembaga negara.

Menurutnya, sinergi menjadi faktor penting untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan efektif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta kebijakan pemerintah.

“Sinergitas antar kementerian dan lembaga menjadi kunci dalam mewujudkan keadilan bagi masyarakat,” katanya.

Kapolri juga meminta jajaran Reskrim bertindak tegas terhadap berbagai tindak kejahatan yang membahayakan masyarakat maupun negara.

Fokus Perlindungan Kelompok Rentan

Dalam arahannya, Kapolri turut menekankan pentingnya peningkatan pelayanan hukum terhadap kelompok rentan di masyarakat.

Ia meminta jajaran kepolisian terus meningkatkan sensitivitas dan kualitas pelayanan publik agar masyarakat memperoleh rasa aman dan keadilan.

Selain itu, Sigit mengingatkan ancaman kejahatan transnasional yang terus berkembang dengan berbagai modus baru.

“Bagaimana kita terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat khususnya kelompok rentan, juga bagaimana kita mengikuti perkembangan kejahatan transnasional yang terus berkembang,” ujar Kapolri.

Menurutnya, para pelaku kejahatan kini semakin adaptif dalam mencari celah hukum melalui teknologi dan pola kejahatan lintas negara.

Karena itu, Polri diminta terus memperkuat kemampuan investigasi, teknologi, dan koordinasi lintas sektor guna menghadapi ancaman kejahatan modern secara efektif.

Rakernis Reskrim Polri 2026 diharapkan menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan strategi penegakan hukum agar lebih profesional, humanis, dan mampu menjawab tantangan global di masa mendatang. (*/RRI)


Poin Utama Berita

  • Kapolri menegaskan Rakernis Reskrim 2026 fokus meningkatkan profesionalisme Polri.
  • Penguatan kualitas SDM menjadi prioritas utama Bareskrim Polri.
  • Kapolri menyoroti munculnya celah hukum baru akibat situasi global.
  • Kejahatan transnasional disebut terus berkembang dengan modus baru.
  • Sinergi antar lembaga dinilai penting dalam penegakan hukum.
  • Polri diminta meningkatkan pelayanan kepada kelompok rentan.
  • Penegakan hukum harus tegas terhadap pelaku kejahatan yang membahayakan negara.
  • Rakernis Reskrim menjadi forum evaluasi dan penguatan strategi penegakan hukum.