Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
INVESTIGASI & SOROTPERISTIWASOSIAL POLITIK

KPK Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis ke Prabowo dan DPR: Dorong Reformasi Partai Politik dan Tekan Politik Uang

16
×

KPK Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis ke Prabowo dan DPR: Dorong Reformasi Partai Politik dan Tekan Politik Uang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menyampaikan tiga rekomendasi strategis kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Langkah ini merupakan bagian dari upaya reformasi sistem politik nasional sekaligus memperkuat tata kelola internal partai politik di Indonesia.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa rekomendasi tersebut lahir dari hasil kajian mendalam yang menemukan adanya kelemahan serius dalam sistem kaderisasi partai politik yang berpotensi memicu praktik politik uang dan korupsi politik.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“KPK telah melaporkan dan menyampaikan secara resmi hasil kajian beserta poin rekomendasi kepada Presiden dan Ketua DPR sebagai bentuk dorongan agar reformasi sistem politik dapat segera diwujudkan,” ujar Budi Prasetyo, Sabtu (25/4/2026).

Tiga Rekomendasi Strategis KPK

Dalam laporan tersebut, KPK menyampaikan tiga poin utama yang dinilai krusial untuk segera diimplementasikan pemerintah dan DPR.

Pertama, KPK mendorong revisi Undang-Undang Pemilu dan Pilkada, termasuk penguatan sistem rekrutmen penyelenggara pemilu, metode kampanye, mekanisme pemungutan suara, serta penegasan sanksi hukum.

Kedua, KPK merekomendasikan perubahan Undang-Undang Partai Politik, khususnya untuk memperkuat standar pendidikan politik, sistem kaderisasi, serta transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan partai politik.

Ketiga, KPK menilai pentingnya pembahasan Rancangan Undang-Undang Pembatasan Uang Kartal, sebagai instrumen untuk menekan praktik politik uang yang masih marak terjadi dalam setiap momentum pemilu.

“Pembatasan transaksi uang kartal dipandang sebagai langkah strategis dalam pencegahan korupsi, terutama untuk menekan praktik vote buying yang sulit diawasi,” jelas Budi.

Dorongan Reformasi Sistem Politik

KPK menegaskan bahwa reformasi tata kelola partai politik merupakan fondasi penting dalam memperkuat demokrasi Indonesia. Tanpa sistem kaderisasi yang sehat dan transparan, risiko penyalahgunaan kekuasaan dinilai akan terus berulang.

Meski demikian, sejumlah partai politik sebelumnya merespons kritis sejumlah usulan KPK, termasuk terkait batas masa jabatan ketua umum partai politik. Namun KPK menegaskan bahwa rekomendasi tersebut bertujuan memperkuat sistem demokrasi, bukan mencampuri urusan internal partai.

KPK berharap pemerintah dan DPR dapat segera menindaklanjuti rekomendasi ini agar tercipta sistem politik yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel di masa mendatang. (*)


Poin Utama Berita

  • KPK resmi kirim 3 rekomendasi strategis ke Presiden Prabowo dan DPR
  • Fokus utama: reformasi sistem politik dan pencegahan korupsi politik
  • Usulan revisi UU Pemilu dan UU Pilkada
  • Penguatan regulasi partai politik: kaderisasi & transparansi keuangan
  • Dorongan RUU Pembatasan Uang Kartal untuk tekan politik uang
  • Politik uang dinilai sebagai pintu masuk utama korupsi
  • Reformasi partai politik dianggap fondasi demokrasi bersih
error: Content is protected !!