JAKARTA | Sentrapos.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) memastikan proses penyelidikan dugaan korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) masih terus berjalan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan sehingga belum bisa dibuka secara rinci ke publik.
“Prosesnya masih di tahap penyelidikan dan terus berprogres,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/5/2026).
Fokus: Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan
KPK menitikberatkan penyelidikan pada proses pembebasan lahan proyek strategis nasional tersebut, bukan pada operasional kereta cepat.
Salah satu dugaan yang didalami adalah skenario pembelian kembali lahan yang seharusnya sudah menjadi aset negara.
Lahan TNI AU Ikut Disorot
Dalam pengembangan kasus ini, penyidik juga menelusuri penggunaan lahan milik TNI Angkatan Udara di kawasan Halim Perdanakusuma.
Selain itu, KPK mengusut indikasi praktik penggelembungan harga (mark up) dalam proses pengadaan lahan.
“Kami terus mengumpulkan keterangan untuk merangkai konstruksi perkara,” jelas Budi.
Sprindik Umum Berpeluang Diterbitkan
KPK membuka kemungkinan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (sprindik) umum guna mempercepat proses hukum.
Langkah ini akan memberi kewenangan lebih luas kepada penyidik, termasuk melakukan:
- Penggeledahan
- Penyitaan
- Pendalaman bukti
“Kami lihat perkembangan ke depan, karena penyelidikan masih berjalan,” tegasnya.
Penanganan Dipengaruhi Prioritas Kasus Lain
Budi menjelaskan, lamanya proses penyelidikan juga dipengaruhi manajemen penanganan perkara di internal KPK, termasuk prioritas kasus lain seperti operasi tangkap tangan (OTT).
Libatkan Banyak Pihak
KPK saat ini terus memanggil dan meminta keterangan dari berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, perusahaan, hingga pengembang proyek.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung yang dikenal sebagai Whoosh. (*)
Poin Utama Berita
- KPK pastikan penyelidikan proyek Whoosh masih berjalan
- Fokus pada dugaan korupsi pembebasan lahan
- Lahan TNI AU Halim ikut disorot
- Dugaan mark up dalam proyek strategis nasional
- Sprindik umum berpeluang diterbitkan
- Proses dipengaruhi prioritas kasus lain seperti OTT
- KPK kumpulkan keterangan dari berbagai pihak

















