JAKARTA | Sentrapos.co.id — Aksi perusakan sebuah toko kelontong “Adi Jaya” di Jalan Kodam Raya, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, viral di media sosial setelah diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK), Minggu (3/5/2026) sore.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang terlibat cekcok di depan warung. Situasi memanas hingga barang dagangan berserakan dan etalase toko rusak parah.
Kronologi: Keributan Berujung Perusakan
Ketua RT setempat, Bambang (51), mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian. Ia baru mengetahui insiden tersebut setelah menerima laporan warga.
“Untuk kronologisnya saya nggak ada di tempat, posisi saya di Tangerang,” ujar Bambang, Selasa (5/5/2026).
Keributan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Korban bernama Dedi, salah satu penjaga warung, sempat mengalami pemukulan dan dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya kembali ke rumahnya di Tanjung Priok.
Diduga Dipicu Masalah QRIS
Menurut informasi sementara, insiden dipicu persoalan biaya administrasi pembayaran digital QRIS. Namun, pihak RT menegaskan penyebab pasti masih belum dapat dipastikan.
“Infonya karena admin QRIS, tapi itu baru informasi ya,” kata Bambang.
Meski sempat memanas, kedua pihak disebut telah sepakat berdamai dan menandatangani perjanjian penyelesaian.
Saksi: Etalase Dihantam Tabung Gas
Salah satu saksi mata, Edi (41), mengungkapkan aksi perusakan terjadi secara brutal. Pelaku bahkan menggunakan tabung gas untuk menghancurkan etalase toko.
“Dia ambil tabung, dipukul ke etalase. Pecah,” ujar Edi.
Ia menyebut hanya satu orang yang melakukan aksi perusakan, sementara warga lainnya berusaha melerai.
TNI AD Buka Suara
Pihak TNI AD melalui Kepala Dinas Penerangan, Brigjen TNI Donny Pramono, membenarkan adanya keterlibatan prajurit dalam insiden tersebut.
“Memang benar terjadi keributan antara prajurit TNI AD dengan warga sipil di lokasi,” tegas Donny.
Namun, ia menjelaskan bahwa prajurit bernama Sertu AW justru mengalami luka akibat penusukan dan saat ini menjalani perawatan medis.
“Prajurit mengalami luka dan saat ini dirawat di rumah sakit,” tambahnya.
Kasus Ditangani Polisi
Peristiwa ini kini ditangani oleh Polres Jakarta Pusat. TNI AD juga memastikan akan melakukan pendalaman dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran.
“Kami mengimbau masyarakat tidak terprovokasi video yang belum utuh,” ujar Donny.
Warung Tutup, Aktivitas Terhenti
Pasca kejadian, warung “Adi Jaya” langsung ditutup dan belum kembali beroperasi. Kerusakan cukup parah membuat aktivitas usaha terhenti sementara. (*)
Poin Utama Berita
- Toko kelontong di Kemayoran dirusak OTK
- Video perusakan viral di media sosial
- Diduga dipicu masalah biaya QRIS
- Satu korban mengalami pemukulan
- Pelaku gunakan tabung gas hancurkan etalase
- TNI AD akui prajurit terlibat dalam insiden
- Prajurit disebut justru mengalami luka tusuk
- Kasus ditangani Polres Jakarta Pusat
- Kedua pihak telah berdamai

















