Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIHEADLINE NEWS | PILIHAN EDITORINVESTIGASI & SOROTNASIONALPERISTIWASOSIAL POLITIK

Prabowo Murka Birokrasi Ribet dan “Memeras” Pengusaha: Izin 2 Tahun, Malaysia Cuma 2 Minggu!

34
×

Prabowo Murka Birokrasi Ribet dan “Memeras” Pengusaha: Izin 2 Tahun, Malaysia Cuma 2 Minggu!

Sebarkan artikel ini
Presiden Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/05/2026)
Presiden Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/05/2026) Dok. Sekneg
Example 468x60

Presiden Sindir Akal-akalan Birokrat hingga Modus Minta Tanda Tangan Sore Hari, Menteri Diminta Bersihkan Anak Buahnya

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap praktik birokrasi yang dinilai berbelit-belit dan kerap menghambat dunia usaha di Indonesia.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026), Prabowo secara terbuka menyindir birokrat yang dianggap sering “memeras” pengusaha melalui aturan teknis dan proses perizinan yang terlalu panjang.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Presiden bahkan mengaku malu karena proses perizinan usaha di Indonesia bisa memakan waktu hingga dua tahun, sementara di Malaysia hanya membutuhkan waktu sekitar dua minggu.

“Kita jangan banyak inisiatif. Sudah perintah Presiden, perintah menteri, di bawah bikin lagi dia, diolah lagi. Peraturan menteri lah, peraturan teknis lah, rekomendasi lah, akal-akalannya itu,” tegas Prabowo.

Prabowo meminta seluruh menteri untuk segera menertibkan birokrasi di kementerian masing-masing agar tidak lagi membebani masyarakat maupun pelaku usaha.

Prabowo Bongkar Modus Birokrat ‘Main Belakang’

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengungkap ciri khas birokrat nakal yang menurutnya sering memanfaatkan kondisi pejabat yang sudah kelelahan untuk meminta persetujuan atau tanda tangan dokumen tertentu.

“Ciri khas birokrat itu dia minta tanda tangan jam 17.30 sore, waktu kita sudah capek dan penat,” ujar Prabowo disambut tawa peserta rapat.

Presiden mengingatkan bahwa birokrat memiliki pengalaman panjang dalam sistem pemerintahan sehingga pejabat politik harus lebih waspada terhadap praktik-praktik manipulatif di lingkungan birokrasi.

Menurutnya, banyak pejabat datang dan pergi setiap lima tahun, sementara birokrat tetap bertahan dalam sistem selama puluhan tahun.

“Waspada sama birokrat-birokrat itu. Mereka pengalamannya lama, sementara pejabat keluar masuk tiap lima tahun,” katanya.

Pernyataan Prabowo itu membuat sejumlah anggota DPR RI, khususnya dari Partai Golkar, tampak tersenyum dan tertawa.

Golkar Disebut Paling Paham Soal Kenakalan Birokrat

Melihat respons tersebut, Prabowo kemudian menyebut banyak tokoh Golkar kemungkinan memiliki pengalaman menghadapi “kenakalan” birokrasi karena pernah lama berada di pemerintahan.

“Ini banyak dari Golkar yang senyum, berarti pengalamannya banyak,” ujar Prabowo sambil bercanda.

Ia bahkan menyebut nama sejumlah tokoh Golkar seperti Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan mantan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai sosok yang diyakini memahami situasi tersebut.

“Bahlil, Airlangga, mereka paling pengalaman itu. Minta tanda tangan sore waktu kita sudah penat,” tambahnya.

Pidato Prabowo tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi serius terhadap sistem birokrasi nasional yang selama ini dianggap menghambat investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Iklim Investasi Jadi Sorotan

Prabowo menegaskan praktik birokrasi yang rumit dan penuh aturan tambahan dapat merusak iklim investasi Indonesia.

Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat memperbaiki pelayanan publik agar Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Pengamat ekonomi menilai kritik terbuka Presiden terhadap birokrasi menunjukkan adanya dorongan kuat untuk melakukan reformasi administratif dan memotong rantai perizinan yang dinilai terlalu panjang.

Selain itu, pernyataan Presiden juga dianggap sebagai pesan keras agar aparat birokrasi tidak lagi menjadikan regulasi sebagai alat memperlambat pelayanan atau membuka ruang praktik pungutan liar.

Dengan reformasi birokrasi yang lebih efektif, pemerintah berharap investasi dapat tumbuh lebih cepat dan menciptakan dampak langsung terhadap ekonomi nasional serta pembukaan lapangan kerja baru. (*)


Poin Utama Berita

  • Prabowo mengkritik birokrasi yang dianggap mempersulit dan menghambat pengusaha.
  • Presiden menyoroti lamanya proses izin usaha di Indonesia dibanding Malaysia.
  • Menteri diminta menertibkan birokrasi di kementerian masing-masing.
  • Prabowo membongkar modus birokrat meminta tanda tangan saat pejabat sudah lelah.
  • Presiden mengingatkan pejabat agar waspada terhadap “akal-akalan” birokrat.
  • Tokoh Golkar disebut memahami praktik birokrasi karena pengalaman panjang di pemerintahan.
  • Reformasi birokrasi dinilai penting untuk memperbaiki iklim investasi nasional.