Wamensesneg Juri Ardiantoro Tinjau Lokasi Pengungsian, Pemerintah Salurkan Sembako dan Bantuan Darurat bagi Ratusan Korban
JAKARTA | Sentrapos.co.id
Pemerintah bergerak cepat membantu korban kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro turun langsung meninjau lokasi pengungsian sekaligus menyampaikan pesan khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada para korban.
Kunjungan dilakukan di lokasi pengungsian yang berada di Lapangan Serbaguna Jusuf Hamka, Kemayoran, Selasa (2/6/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Juri menyampaikan rasa duka dan keprihatinan Presiden Prabowo atas musibah yang menimpa ratusan warga Kemayoran.
“Pesan Pak Presiden, kami diutus ke sini untuk menyampaikan keprihatinan atas musibah ini dan menyampaikan salam untuk warga yang terdampak kebakaran,” ujar Juri Ardiantoro kepada para pengungsi.
Selain menyampaikan pesan Presiden, pemerintah juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan bantuan tunai kepada keluarga yang terdampak kebakaran.
Bantuan sembako yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti kopi, teh, gula, dan susu kental manis untuk membantu memenuhi kebutuhan para pengungsi selama masa darurat.
Yang menjadi perhatian warga, pemerintah juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta untuk setiap keluarga pengungsi yang terdampak musibah kebakaran.
“Ada sedikit oleh-oleh dari pemerintah untuk warga yang terkena musibah,” kata Juri.
Pemerintah Pastikan Pendampingan Korban dan Pemulihan Pasca Kebakaran
Juri menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di lokasi pengungsian bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan kondisi para korban serta mengidentifikasi kebutuhan yang masih diperlukan.
Menurutnya, pemerintah ingin melihat langsung dampak kebakaran dan memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik.
“Pemerintah menyampaikan keprihatinan dan ingin melihat secara langsung seperti apa kebakaran ini serta apa yang bisa dibantu oleh pemerintah,” jelasnya.
Kebakaran besar yang terjadi pada Senin malam (1/6/2026) tersebut menghanguskan ratusan bangunan semi permanen di kawasan padat penduduk belakang Pasar Jiung, Kemayoran Gempol.
Berdasarkan informasi dari warga, api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.00 WIB dari salah satu rumah penduduk sebelum akhirnya merambat dengan cepat ke bangunan lain yang berdempetan.
Warga sempat berusaha memadamkan kobaran api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di lingkungan setempat. Namun karena kondisi permukiman yang padat dan material bangunan yang mudah terbakar, api sulit dikendalikan.
Ratusan Bangunan Hangus, Ratusan Warga Mengungsi
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.55 WIB.
“Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan jenis bangunan rendah atau semi permanen,” ujar Bayu Meghantara.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi beberapa menit setelah laporan diterima dan langsung melakukan upaya pemadaman secara intensif.
Api baru berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.30 WIB setelah hampir tiga jam proses pemadaman berlangsung.
Sementara itu, proses pendinginan dan pengamanan area baru dinyatakan selesai pada pukul 04.15 WIB dini hari.
Peristiwa tersebut menyebabkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi di lokasi penampungan darurat yang telah disiapkan pemerintah.
Selain bantuan logistik dan uang tunai, pemerintah juga membuka layanan administrasi kependudukan bagi warga yang kehilangan dokumen penting seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan dokumen lainnya akibat kebakaran.
Pemerintah berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca musibah yang menjadi perhatian nasional tersebut. (*kompas.com)
Poin Utama Berita
- Wamensesneg Juri Ardiantoro mengunjungi korban kebakaran Kemayoran atas arahan Presiden Prabowo.
- Pemerintah menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai Rp5 juta untuk setiap keluarga terdampak.
- Presiden Prabowo menyampaikan pesan keprihatinan kepada para korban kebakaran.
- Kebakaran besar terjadi di kawasan Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat.
- Api menghanguskan ratusan bangunan semi permanen di kawasan padat penduduk.
- Ratusan warga terpaksa mengungsi ke lokasi penampungan darurat.
- Pemerintah memastikan pendampingan dan bantuan kepada korban terus dilakukan.
- Gulkarmat DKI Jakarta berhasil melokalisir api setelah hampir tiga jam pemadaman.
- Layanan administrasi kependudukan disiapkan bagi warga yang kehilangan dokumen penting.
- Pemulihan pasca kebakaran menjadi fokus utama pemerintah bersama instansi terkait.

















