Video Wanita Mengaku Hendak Melaporkan Dugaan Keributan Bersenjata Tajam Jadi Sorotan, Polsek Kota Serang Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan
SERANG | Sentrapos.co.id
Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita gagal melaporkan dugaan keributan ke Mapolsek Kota Serang, Banten, viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Dalam rekaman tersebut, perempuan itu mengaku hendak melapor terkait dugaan insiden yang melibatkan senjata tajam, namun mendapati pintu kantor polisi dalam kondisi tertutup.
Video yang beredar luas itu menunjukkan seorang wanita mendatangi Mapolsek Kota Serang di kawasan Calung pada dini hari. Saat tiba di lokasi, ia mencoba masuk ke kantor polisi, namun mendapati pintu dalam keadaan terkunci.
“Ada yang main sajam, tapi ini dikunci,” ucap perempuan tersebut dalam video yang viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, wanita itu tampak beberapa kali mengetuk pintu dan berusaha memanggil petugas yang berjaga. Namun, tidak ada respons yang diterimanya saat itu.
Merasa tidak mendapatkan pelayanan secara langsung, perempuan tersebut kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke mobilnya.
“Tadi kayak mau dibacokin gitu,” ujarnya dalam video yang beredar.
Video tersebut kemudian memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Sebagian mempertanyakan kesiapsiagaan pelayanan kepolisian pada malam hingga dini hari, sementara lainnya meminta penjelasan resmi terkait situasi yang terjadi.
Polisi Jelaskan Kronologi dan Pastikan Laporan Tetap Ditindaklanjuti
Menanggapi video yang viral tersebut, Kapolsek Kota Serang Polresta Serang Kota AKP Zaeni Aji Bakhtia memberikan klarifikasi mengenai kondisi yang terjadi saat itu.
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 04.20 WIB. Ia menegaskan bahwa pada saat kejadian, Polsek Kota Serang tidak dalam kondisi tutup dan pelayanan kepolisian tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Sebagian personel yang bertugas tengah melaksanakan ibadah salat Subuh di musala Polsek, sementara personel lainnya sedang melaksanakan tugas dan prosedur pelayanan di area atau ruangan lain,” jelas AKP Zaeni Aji Bakhtia, Selasa (2/6/2026).
Akibat kondisi tersebut, ketukan maupun panggilan dari luar kantor polisi tidak langsung diketahui oleh petugas yang sedang bertugas.
“Sehingga ketukan maupun panggilan dari luar tidak terpantau secara langsung pada saat itu,” katanya.
AKP Zaeni juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan bahwa informasi yang disampaikan warga tetap ditindaklanjuti oleh personel kepolisian.
“Sesaat setelah petugas mengetahui adanya laporan tersebut, personel segera melakukan pengecekan ke lokasi dan menindaklanjuti informasi yang diterima,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan di lapangan, polisi menyebut kejadian yang dilaporkan bukan merupakan tindak kriminal sebagaimana yang dikhawatirkan sebelumnya.
“Setelah ditindaklanjuti, diketahui kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal sepeda motor dan korban telah ditolong oleh temannya,” jelas Zaeni.
Evaluasi Pelayanan dan Komitmen Kepolisian
Polsek Kota Serang memastikan peristiwa yang viral tersebut akan menjadi bahan evaluasi internal guna meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan kepada masyarakat.
Kepolisian berkomitmen untuk memperkuat sistem pelayanan publik sehingga setiap laporan maupun pengaduan warga dapat diterima dan ditangani secara lebih cepat, tepat, dan profesional.
“Kritik, masukan, dan laporan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kami pastikan setiap informasi yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” tegas AKP Zaeni.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh institusi pelayanan publik untuk terus meningkatkan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi yang dianggap darurat oleh warga. (*)
Poin Utama Berita
- Video warga gagal melapor ke Polsek Kota Serang viral di media sosial.
- Seorang wanita mengaku hendak melaporkan dugaan keributan yang melibatkan senjata tajam.
- Pintu Mapolsek Kota Serang terlihat tertutup saat warga datang pada dini hari.
- Kapolsek Kota Serang menegaskan pelayanan kepolisian tetap berjalan dan kantor tidak tutup.
- Personel saat itu sedang menjalankan salat Subuh dan tugas pelayanan di area lain.
- Polisi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
- Laporan warga tetap ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lokasi kejadian.
- Hasil pemeriksaan menunjukkan peristiwa yang dilaporkan merupakan kecelakaan tunggal sepeda motor.
- Polsek Kota Serang berjanji meningkatkan kesiapsiagaan dan kualitas pelayanan masyarakat.

















