INTERNASIONAL | Sentrapos.co.id — Ketegangan geopolitik kembali memuncak setelah dugaan serangan drone yang diluncurkan dari Iran menghantam fasilitas energi di Uni Emirat Arab (UEA), tepatnya di kawasan Fujairah.
Insiden ini langsung memicu kecaman keras dari berbagai negara Arab hingga Eropa, yang menilai serangan tersebut sebagai ancaman serius terhadap stabilitas kawasan.
Fasilitas Energi Diserang, Warga Asing Terluka
Pemerintah UEA melaporkan bahwa Zona Industri Minyak Fujairah mengalami kebakaran hebat akibat serangan pesawat nirawak (drone).
Akibat insiden tersebut, tiga warga negara India dilaporkan mengalami luka-luka.
Serangan ini menambah daftar eskalasi konflik di kawasan Teluk yang selama ini menjadi jalur vital energi dunia.
Gelombang Kecaman Internasional Menguat
Sejumlah negara langsung bereaksi keras terhadap insiden ini. Qatar menjadi salah satu yang paling awal mengecam.
“Ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan UEA dan ancaman serius terhadap keamanan kawasan,” tegas Kementerian Luar Negeri Qatar.
Mesir juga menyampaikan kecaman serupa dan memperingatkan dampak berbahaya dari serangan tersebut terhadap stabilitas regional.
“Serangan ini melanggar hukum internasional dan Piagam PBB,” tegas Kemlu Mesir.
Sementara itu, Arab Saudi dan Yordania turut menyatakan solidaritas penuh kepada UEA serta mendesak Iran menghentikan aksi militer.
Eropa Ikut Bersuara: Pelanggaran Serius
Kecaman tidak hanya datang dari kawasan Arab. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menyebut serangan tersebut sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.
“Ini pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan hukum internasional,” ujarnya.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menilai serangan itu tidak beralasan dan mendesak solusi diplomatik jangka panjang.
Hal senada disampaikan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, yang meminta Iran menahan diri dan mengedepankan diplomasi.
Situasi Kian Tegang, Dunia Serukan De-eskalasi
UEA sebelumnya mengklaim telah berhasil mencegat puluhan rudal dan drone dalam serangan lanjutan, menunjukkan intensitas konflik yang meningkat.
Negara-negara Barat dan sekutu menyerukan de-eskalasi segera guna mencegah konflik meluas, terutama di kawasan strategis seperti Selat Hormuz.
Sementara itu, Kanada juga menyatakan solidaritas terhadap rakyat UEA dan mendukung upaya perlindungan warga sipil.
Poin Utama Berita
- Serangan drone diduga dari Iran menghantam fasilitas energi di UEA
- Kebakaran terjadi di Zona Industri Minyak Fujairah
- Tiga warga India dilaporkan terluka
- Negara Arab: Qatar, Mesir, Saudi, Yordania kecam keras
- Negara Eropa ikut bersuara: Uni Eropa, Prancis, Inggris
- Serangan dinilai melanggar hukum internasional dan kedaulatan negara
- Dunia mendesak de-eskalasi konflik dan solusi diplomatik

















