BANDUNG, SENTRAPOS.CO.ID – Peristiwa tragis terjadi di Sungai Cibanjaran pada Rabu (15/4/2026) sore. Dua orang dilaporkan terseret arus deras, satu di antaranya ditemukan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian tim gabungan.
Korban meninggal diketahui bernama Ginasya Lintang Sari (19), warga Kampung Girang Deukeut, Desa Banjaran. Sedangkan korban yang masih hilang adalah Agus Sutisna (50), seorang satpam asal Desa Ciapus.
Pondasi Ambrol, Korban Terjatuh ke Sungai
Peristiwa bermula saat korban berjalan di atas pondasi di tepi sungai. Namun, derasnya arus diduga telah menggerus struktur pondasi hingga akhirnya roboh dan menyebabkan korban terjatuh ke dalam aliran sungai.
Kapolsek Banjaran, Sudi Hartono, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat sehingga korban sulit diselamatkan.
“Korban awalnya berjalan di atas pondasi pinggir sungai, kemudian pondasi tersebut diduga tergerus arus deras hingga roboh dan korban terjatuh ke sungai,” ujarnya.
Upaya Penyelamatan Gagal, Arus Terlalu Deras
Melihat kejadian tersebut, ayah korban bersama sejumlah warga langsung berupaya melakukan pertolongan dengan terjun ke sungai. Bahkan, beberapa di antaranya sempat memegang korban.
Namun derasnya arus membuat upaya penyelamatan tidak berhasil.
“Sejumlah saksi sempat berupaya menolong, bahkan ada yang sempat memegang korban, tetapi tidak berhasil karena kuatnya arus,” jelas Kapolsek.
Satpam Ikut Terseret Saat Menolong
Dalam proses penyelamatan, seorang satpam SMA Banjaran, Agus Sutisna, turut membantu. Namun nahas, ia justru ikut terseret arus dan hingga kini masih dalam pencarian.
“Ada satu warga lain yang ikut membantu, namun yang bersangkutan juga terbawa arus dan saat ini masih dalam pencarian,” ungkapnya.
Korban Ditemukan Meninggal, Pencarian Berlanjut
Tim gabungan bersama warga langsung melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai. Beberapa waktu kemudian, jasad Ginasya ditemukan di sekitar Jembatan Bojong Sereh dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban pertama ditemukan di wilayah Jembatan Bojong Sereh dalam keadaan meninggal dunia,” tambah Sudi.
Saat ini, proses pencarian terhadap korban kedua masih terus dilakukan dengan melibatkan aparat kepolisian dan masyarakat setempat.
Imbauan Waspada
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat debit air meningkat yang berpotensi membahayakan. (*)
Poin Utama Berita
- Dua warga terseret arus di Sungai Cibanjaran, Bandung
- Satu korban ditemukan meninggal dunia, satu masih hilang
- Korban terjatuh akibat pondasi tepi sungai ambrol
- Warga sempat mencoba menolong, namun gagal karena arus deras
- Satpam yang membantu justru ikut terseret dan masih dicari
- Polisi dan warga masih lakukan pencarian korban kedua

















