Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWA

Ngeri! Warga Pamekasan Disembur Racun Kobra ke Mata, Nyaris Buta Saat Hendak Antar Istri ke RS

24
×

Ngeri! Warga Pamekasan Disembur Racun Kobra ke Mata, Nyaris Buta Saat Hendak Antar Istri ke RS

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PAMEKASAN | Sentrapos.co.id — Seorang warga Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, mengalami insiden mengerikan setelah matanya terkena semburan racun ular kobra saat hendak keluar rumah untuk mengantarkan istrinya ke rumah sakit.

Korban bernama Wawan Awaludin Husna itu kini harus menjalani perawatan medis akibat iritasi serius pada mata usai terkena semburan bisa ular jenis spitting cobra atau kobra penyembur.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu sore (6/5/2026) dan langsung membuat geger warga sekitar.

Menurut keterangan sahabat korban, Anam, ular tiba-tiba masuk ke area rumah dan membuat korban berusaha mengusirnya.

Namun saat mencoba memukul ular menggunakan benda tumpul, serangan justru terjadi secara cepat dan tak terduga.

“Saat mau dipentung, kepalanya tidak kena dan hanya mengenai ekor. Tiba-tiba ular berdiri dan menyemburkan racun ke arah wajah korban,” ujar Anam, Kamis (7/5/2026).

Dalam hitungan detik, korban langsung merasakan nyeri hebat pada mata dan penglihatannya mulai terganggu akibat terkena semburan racun ular.

Meski dalam kondisi kesakitan, korban tetap berusaha mengantarkan istrinya ke rumah sakit sambil mendapatkan penanganan medis.

Korban akhirnya berhasil membunuh ular tersebut setelah insiden terjadi.

Petugas medis menyatakan korban mengalami iritasi cukup serius pada bagian mata akibat paparan bisa ular kobra.

“Jika terlambat mendapatkan penanganan, dampaknya bisa fatal terhadap penglihatan korban,” lanjut Anam.

Diketahui, ular kobra penyembur termasuk jenis ular berbisa yang mampu menyemprotkan racun melalui taring depan hingga jarak sekitar 1 hingga 2 meter.

Target utama semburan biasanya adalah mata manusia atau hewan sebagai mekanisme pertahanan diri.

Paparan racun kobra pada mata dapat menyebabkan nyeri hebat, peradangan, gangguan penglihatan, bahkan risiko kebutaan apabila tidak segera ditangani.

Secara fisik, jenis ular ini hampir menyerupai kobra Jawa biasa, namun memiliki perilaku agresif dengan gerakan kepala yang aktif mengunci sasaran sebelum menyerang.

Selain itu, ular biasanya mengeluarkan suara desisan keras sebagai tanda ancaman sebelum menyemburkan racun.

Pihak rumah sakit mengingatkan masyarakat agar segera membilas mata menggunakan air bersih tanpa menggosok area yang terkena racun sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Warga juga diimbau lebih waspada saat beraktivitas di lingkungan yang berpotensi menjadi habitat ular, terutama saat musim panas dan cuaca ekstrem.

“Masyarakat sebaiknya tidak mencoba menangkap ular sendiri dan segera menghubungi petugas berwenang,” imbau petugas medis.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan satwa liar berbahaya di area permukiman. (*)


Poin Utama Berita

  • Warga Pamekasan terkena semburan racun ular kobra pada mata.
  • Korban mengalami iritasi serius dan gangguan penglihatan.
  • Insiden terjadi saat korban hendak mengantar istrinya ke rumah sakit.
  • Ular menyerang setelah gagal dipukul menggunakan benda tumpul.
  • Korban tetap menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
  • Ular jenis spitting cobra mampu menyemprot racun hingga 2 meter.
  • Paparan racun pada mata berisiko menyebabkan kebutaan.
  • Petugas medis menyebut penanganan cepat sangat penting.
  • Warga diminta tidak menangkap ular sendiri.
  • Masyarakat diimbau waspada terhadap kemunculan ular berbisa.