Polisi Pastikan Perempuan Viral di Malang Bukan Pelaku Penculikan Anak
MALANG | Sentrapos.co.id – Fakta mengejutkan terungkap dari video viral seorang perempuan yang sempat diamankan warga di Kota Malang karena diduga sebagai pelaku penculikan anak.
Polresta Malang Kota memastikan perempuan tersebut bukan pelaku penculikan seperti yang ramai dituduhkan di media sosial dan grup WhatsApp warga.
Perempuan itu diketahui bernama Fitriyah (49), warga asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Fitriyah disebut mengalami gangguan kejiwaan dan depresi berat.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan medis dan psikologis terhadap perempuan tersebut.
“Untuk saat ini, dari hasil pemeriksaan perempuan tersebut mengalami depresi dan ODGJ. Sehingga melakukan perbuatan yang meresahkan warga,” ujar Lukman, Minggu (17/5/2026).
Viral Dipicu Pesan Berantai WhatsApp
Peristiwa viral itu terjadi pada Sabtu (16/5/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan Kalisari, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Sebelum diamankan warga, beredar pesan berantai di grup WhatsApp yang menyebut adanya perempuan berdaster motif bunga dan membawa tas hijau yang dicurigai berpura-pura menjadi pengemis.
Pesan tersebut kemudian memicu keresahan warga karena dikaitkan dengan isu penculikan anak yang belakangan ramai diperbincangkan.
Situasi semakin memanas setelah muncul kabar bahwa perempuan tersebut diduga sempat mencoba menyeret seorang anak kecil di jalanan.
Informasi itu membuat warga yang sudah panik kemudian mengepung dan mengamankan Fitriyah saat melintas di kawasan Wonokoyo.
Polisi Cegah Aksi Main Hakim Sendiri
Melihat situasi semakin tidak terkendali, sejumlah warga akhirnya membawa Fitriyah ke kantor Kelurahan Wonokoyo untuk menghindari aksi main hakim sendiri.
Pihak kelurahan kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas dan aparat kepolisian guna melakukan penanganan lebih lanjut.
“Wanita itu diamankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Lukman.
Saat ini, Fitriyah telah diserahkan ke shelter Dinsos-P3AP2KB Kota Malang untuk mendapatkan penanganan serta pendataan lebih lanjut sambil menunggu pihak keluarga menjemput.
Polisi Imbau Warga Tidak Mudah Terprovokasi
Kasus viral ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat agar masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi di media sosial maupun grup percakapan.
Polisi juga mengimbau warga untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap orang yang dicurigai sebelum ada kepastian hukum dan pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.
Selain itu, penanganan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga perlu mengedepankan pendekatan kemanusiaan demi menghindari risiko kekerasan maupun stigma sosial di tengah masyarakat. (*)
Poin Utama Berita
- Polisi memastikan perempuan viral di Malang bukan penculik anak.
- Perempuan bernama Fitriyah disebut mengalami depresi dan ODGJ.
- Video viral dipicu pesan berantai WhatsApp warga.
- Warga sempat mengepung dan mengamankan perempuan tersebut.
- Polisi turun tangan untuk mencegah aksi main hakim sendiri.
- Fitriyah kini diserahkan ke shelter Dinsos Kota Malang.
- Tidak ditemukan bukti penculikan anak dalam kasus tersebut.
- Polisi mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi isu viral.

















