Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Tragis! Ibu dan Anak Lansia Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Kudus

26
×

Tragis! Ibu dan Anak Lansia Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Kudus

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Dua Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Kudus

KUDUS | Sentrapos.co.id – Peristiwa kebakaran tragis terjadi di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (18/5/2026) dini hari.

Dua orang lansia dilaporkan meninggal dunia setelah rumah yang mereka tempati dilalap api saat sebagian warga masih terlelap tidur.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Korban diketahui merupakan ibu dan anak, yakni Niti (82) dan Jono (68).

Kapolsek Jati, AKP Hadi Noor Cahyo, mengatakan kedua korban ditemukan meninggal di lokasi berbeda di dalam rumah yang terbakar.

“Korban ditemukan di dua lokasi berbeda, satu di kamar mandi dan satu di kamar depan,” ujar Hadi, Senin (18/5/2026).

Diketahui, korban Niti telah lama menderita stroke sehingga diduga kesulitan menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Warga Terbangun Karena Teriakan dan Suara Gemuruh

Menurut Hadi, kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat itu, sejumlah warga terbangun setelah mendengar suara gemuruh disertai teriakan dari arah rumah korban.

“Saat warga mendatangi rumah korban, api sudah membesar dan melalap sebagian besar bangunan,” katanya.

Warga yang panik langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun kobaran api yang semakin besar membuat warga kesulitan mengendalikan situasi.

“Api telanjur mengganas dan warga melaporkan kebakaran ini ke BPBD Kudus dan kepolisian,” lanjut Hadi.

Petugas Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Mendapat laporan kebakaran, petugas langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Kudus serta dua armada dari BPBD Kudus ke lokasi kejadian.

Proses pemadaman berlangsung cukup dramatis karena api sudah membakar sebagian besar bangunan rumah.

Sekitar pukul 01.30 WIB, api akhirnya berhasil dikendalikan petugas gabungan.

Setelah proses pendinginan selesai, Tim Inafis Polres Kudus langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, dan pengumpulan barang bukti.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.

Akibat insiden tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp75 juta.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” tegas Hadi.

Sementara itu, kedua jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Imbau Warga Waspada Kebakaran

Pasca insiden maut tersebut, kepolisian mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya pada malam hari.

Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak menggunakan sambungan listrik secara berlebihan.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan dan tidak meninggalkan sumber api terbuka tanpa pengawasan.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kasus kebakaran ini masih didalami,” pungkas Hadi. (*)


Poin Utama Berita

  • Dua lansia tewas dalam kebakaran rumah di Kudus.
  • Korban merupakan ibu dan anak bernama Niti dan Jono.
  • Salah satu korban diketahui menderita stroke.
  • Warga terbangun karena suara gemuruh dan teriakan tengah malam.
  • Api cepat membesar dan melalap sebagian besar rumah.
  • Petugas damkar dan BPBD diterjunkan ke lokasi.
  • Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.
  • Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp75 juta.
  • Polisi mengimbau warga waspada terhadap potensi kebakaran rumah.