Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWAVIRAL

Viral Emak-Emak Hadang Bus Sugeng Rahayu di Lampu Merah Magetan, Sopir Akhirnya Minta Maaf

39
×

Viral Emak-Emak Hadang Bus Sugeng Rahayu di Lampu Merah Magetan, Sopir Akhirnya Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAGETAN | Sentrapos.co.id – Sebuah aksi keberanian seorang emak-emak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mendadak viral dan menjadi sorotan warganet di media sosial. Wanita tersebut dengan berani menghadang sebuah bus Sugeng Rahayu yang diduga hendak menerobos lampu merah di simpang tiga Pabrik Gula (PG) Poerwodadi, Glodok, Magetan.

Dalam video berdurasi 42 detik yang beredar luas di TikTok, Instagram, hingga Facebook, tampak seorang ibu pengendara motor matik merah berhenti tepat di depan bus saat lampu lalu lintas masih menyala merah.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Meski pengemudi bus terus membunyikan klakson, wanita tersebut tetap bertahan dan tidak memberikan jalan kepada bus yang berada di belakangnya.

Tak hanya diam, wanita itu bahkan menegur sopir bus dengan suara lantang sambil mengacungkan tangan.

“Stop!” teriaknya tegas dari atas sepeda motor, mengingatkan bahwa lampu lalu lintas masih berwarna merah.

Aksi spontan tersebut menuai banyak pujian dari masyarakat karena dinilai menunjukkan keberanian sekaligus kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.

Dari penelusuran yang dilakukan, sosok wanita dalam video viral itu diketahui bernama Sri Wahyuni (53), warga Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.

Sri Wahyuni mengakui bahwa dirinya memang sosok dalam video yang kini ramai diperbincangkan publik tersebut.

Ia mengaku tindakan yang dilakukannya didasari keinginan untuk menanamkan disiplin berlalu lintas, terlebih dirinya berprofesi sebagai seorang guru.

“Saya selalu ingin menanamkan rasa disiplin. Sebagai guru, saya harus jadi contoh. Saya merasa miris kalau melihat pengendara melanggar rambu lalu lintas,” ujar Sri Wahyuni.

Menurut Sri, kawasan simpang tiga PG Poerwodadi memang kerap terjadi pelanggaran lalu lintas sehingga ia merasa perlu mengingatkan pengendara lain agar lebih tertib.

Sementara itu, Satlantas Polres Magetan langsung menindaklanjuti viralnya video tersebut dengan mencari pengemudi bus yang terlibat.

Pengemudi bus Sugeng Rahayu dengan nomor polisi W-7061-UP akhirnya diketahui bernama Wuryanto (65), warga Kedunggalar, Ngawi.

Kapolres Magetan Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan bahwa sopir bus tersebut telah mendatangi pihak kepolisian dan menyampaikan permintaan maaf.

“Alhamdulillah pengemudi bus yang klakson ibu guru dan viral telah menyerahkan diri dan meminta maaf,” ujar AKBP Raden Erik Bangun Prakasa kepada wartawan.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya. Aksi Sri Wahyuni juga mendapat apresiasi luas karena dinilai berani mengutamakan keselamatan dibanding tekanan dari kendaraan besar di belakangnya.

Peristiwa ini sekaligus menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi tanggung jawab seluruh pengguna jalan tanpa memandang jenis kendaraan. (*)


Poin Utama Berita

  • Aksi emak-emak menghadang bus Sugeng Rahayu viral di media sosial.
  • Peristiwa terjadi di lampu merah simpang tiga PG Poerwodadi Magetan.
  • Wanita tersebut tetap berhenti meski bus terus membunyikan klakson.
  • Sosok emak-emak diketahui bernama Sri Wahyuni, seorang guru asal Maospati.
  • Sri mengaku ingin memberi contoh disiplin berlalu lintas.
  • Sopir bus Sugeng Rahayu akhirnya menyerahkan diri dan meminta maaf.
  • Polisi turut menindaklanjuti video viral tersebut.
  • Warganet memuji keberanian Sri Wahyuni menjaga ketertiban lalu lintas.