JAKARTA | Sentrapos.co.id – Kasus pengeroyokan brutal kembali terjadi di Jakarta Barat. Seorang pria berinisial DM (28) meninggal dunia usai diduga dikeroyok sejumlah orang di sebuah tempat biliar kawasan Grogol Petamburan.
Korban sempat menjalani perawatan intensif selama empat hari sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Kamis (14/5/2026).
Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu dini hari (10/5/2026) dan kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Bermula dari Keributan di Tempat Biliar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, insiden bermula dari keributan antara beberapa pengunjung di lokasi hiburan tersebut.
Situasi kemudian memanas hingga berlanjut ke area lantai dua Pasar Grogol.
“Korban diduga dikeroyok oleh beberapa orang lalu terjatuh ke lantai dasar dan tidak sadarkan diri,” ujar Kombes Budi Hermanto.
Menurut informasi keluarga, DM sebenarnya datang untuk melerai pertengkaran yang lebih dulu melibatkan kekasihnya dengan seorang perempuan lain di lokasi.
Namun nahas, DM justru menjadi sasaran pengeroyokan.
Korban Diduga Didorong dan Tetap Dianiaya
Kakak korban, Mita, mengungkapkan bahwa adiknya mengalami kekerasan secara brutal sebelum akhirnya jatuh dari lantai dua.
Menurutnya, korban tidak hanya dipukuli di atas, tetapi juga masih dianiaya setelah jatuh ke bawah.
“Sudah digebukin di atas, terus didorong dari lantai dua. Setelah jatuh ke bawah masih diinjak-injak juga,” ungkap Mita.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung tak sadarkan diri.
DM kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Sempat Koma Sebelum Meninggal Dunia
Tim medis menyatakan korban mengalami pendarahan batang otak akibat kekerasan yang diterimanya.
Kondisi tersebut membuat korban berada dalam keadaan koma selama beberapa hari.
Setelah menjalani perawatan selama empat hari, nyawa DM akhirnya tidak tertolong.
Kematian korban memicu perhatian publik dan desakan agar pelaku segera ditangkap serta diproses hukum.
Polisi Dalami CCTV dan Keterangan Saksi
Polda Metro Jaya memastikan kasus tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan mendalam.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan mengumpulkan sejumlah barang bukti termasuk rekaman CCTV.
“Kami masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk dugaan korban didorong saat pengeroyokan berlangsung,” kata Kombes Budi.
Aparat juga memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
Kekerasan Beramai-ramai Jadi Sorotan
Kasus ini kembali menyoroti maraknya aksi kekerasan beramai-ramai yang berujung maut di ruang publik.
Pengamat sosial menilai konflik kecil di tempat hiburan sering berubah menjadi tragedi akibat emosi yang tidak terkendali dan aksi main hakim sendiri.
“Pengeroyokan bukan hanya tindak kriminal, tetapi juga ancaman serius terhadap rasa aman masyarakat,” ujar pengamat hukum pidana.
Masyarakat pun diimbau untuk menghindari tindakan kekerasan dan menyerahkan penyelesaian konflik kepada aparat berwenang. (*)
Poin Utama Berita
- Seorang pria berinisial DM tewas usai dikeroyok di tempat biliar Jakarta Barat.
- Kejadian terjadi di kawasan Grogol Petamburan pada Minggu dini hari.
- Korban awalnya berniat melerai pertengkaran.
- DM diduga dipukuli dan didorong dari lantai dua.
- Setelah jatuh, korban disebut masih dianiaya oleh pelaku.
- Korban mengalami pendarahan batang otak dan koma selama empat hari.
- Polisi kini mendalami rekaman CCTV dan memeriksa saksi.
- Kasus pengeroyokan brutal ini menjadi sorotan publik.

















