Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Besok 2.000 Driver Ojol Turun ke Jalan di Surabaya, Ini Rute Aksi & Dampak Kemacetan yang Harus Diwaspadai

54
×

Besok 2.000 Driver Ojol Turun ke Jalan di Surabaya, Ini Rute Aksi & Dampak Kemacetan yang Harus Diwaspadai

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id — Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai daerah di Jawa Timur dipastikan akan menggelar aksi damai pada Selasa (28/4/2026). Aksi ini berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas utama Kota Surabaya.

Aksi tersebut digagas oleh Aliansi DOBRAK, yang menyoroti kebijakan aplikator transportasi online yang dinilai merugikan driver.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Massa aksi dijadwalkan mulai berkumpul sejak pukul 08.00 WIB di kawasan Bundaran Waru, tepatnya di sekitar City of Tomorrow (CITO), sebelum bergerak menuju Kantor DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura.

“Kami akan melakukan aksi damai mulai pukul 08.00 WIB di CITO Jalan Ahmad Yani,” ujar Humas DOBRAK, David Walalangi, Senin (27/4/2026).


Ribuan Massa dari Luar Kota Masuk Sejak Subuh

Diperkirakan sekitar 2.000 driver ojol akan terlibat dalam aksi ini. Massa tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur.

“Selasa subuh, peserta dari luar kota mulai memasuki Surabaya,” tambah David.

Pergerakan massa dalam jumlah besar ini dipastikan akan berdampak pada lalu lintas sejak pagi hari.


Rute Aksi Berpotensi Lumpuhkan Jalur Utama

Meski bersifat tentatif, rute aksi diprediksi melintasi sejumlah jalur strategis di Kota Surabaya, di antaranya:

  • Jalan Ahmad Yani
  • Jalan Wonokromo
  • Jalan Diponegoro
  • Jalan Raya Darmo
  • Jalan Basuki Rahmat
  • Jalan Embong Malang
  • Jalan Bubutan
  • Hingga Jalan Indrapura (DPRD Jatim)

Kepadatan lalu lintas berpotensi terjadi di sepanjang jalur tersebut, terutama pada pagi hingga siang hari.


Pengguna Jalan Diimbau Cari Jalur Alternatif

Masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah tersebut diimbau untuk menghindari jalur Bundaran CITO hingga DPRD Jatim.

Penggunaan jalur alternatif sangat disarankan guna menghindari kemacetan yang diprediksi cukup signifikan.


Tuntutan Tegas: Sanksi untuk Aplikator hingga Tarif Layak

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah tuntutan penting terkait kesejahteraan driver ojol.

Berikut poin tuntutan Aliansi DOBRAK:

  1. Mendesak DPRD Jatim menerbitkan perda sanksi administratif hingga pemblokiran aplikator transportasi online yang melanggar
  2. Menuntut Gubernur Jawa Timur memberikan sanksi sosial kepada aplikator yang tidak mematuhi regulasi
  3. Menghapus program tarif ilegal dan mengembalikan tarif sesuai SK Gubernur Jatim (Rp2.000/km untuk roda dua dan Rp3.800/km untuk roda empat)

Aksi ini disebut sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada kesejahteraan pengemudi.


Potensi Dampak Luas Jelang Momentum May Day

Aksi ini juga terjadi menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), yang biasanya diwarnai berbagai aksi massa di sejumlah daerah.

Dengan skala peserta yang cukup besar, aksi ojol ini berpotensi menjadi salah satu perhatian publik dan berimbas pada aktivitas ekonomi serta mobilitas warga di Surabaya. (*)


Poin Utama Berita

  • 2.000 driver ojol akan gelar aksi damai di Surabaya
  • Aksi dimulai dari CITO menuju DPRD Jawa Timur
  • Massa datang dari berbagai daerah sejak subuh
  • Jalur utama Surabaya berpotensi macet
  • Pengguna jalan diminta cari rute alternatif
  • Tuntutan: sanksi aplikator hingga tarif layak
  • Aksi digelar jelang momentum May Day
  • Berpotensi berdampak pada aktivitas kota
error: Content is protected !!