RIYADH | Sentrapos.co.id – Kontroversi mengguncang kompetisi Saudi Pro League setelah sejumlah pemain Al Ahli melontarkan tudingan serius terhadap operator liga dan perangkat pertandingan.
Mereka menilai ada keberpihakan yang menguntungkan Al Nassr dan megabintang Cristiano Ronaldo dalam perburuan gelar musim ini.
Saat ini, Al Nassr berada di puncak klasemen dengan 79 poin dan semakin dekat dengan gelar juara—yang akan menjadi trofi pertama sejak kedatangan Ronaldo pada 2023.
Namun, keberhasilan tersebut justru memicu kecurigaan dari kubu lawan.
Kritik Pedas Usai Laga Panas
Tudingan mencuat usai laga panas antara Al Nassr vs Al Ahli pada Kamis (30/4/2026), di mana gol kemenangan dicetak oleh Cristiano Ronaldo dan Kingsley Coman.
Penyerang Al Ahli, Ivan Toney, secara terbuka mengkritik keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya.
“Kita tahu siapa yang sedang kita kejar,” ujar Toney, menyiratkan adanya pihak tertentu yang diuntungkan.
Ia juga memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan penalti dalam momen krusial.
“Sungguh gila bagaimana momen seperti ini bisa diabaikan. Seolah ada yang sengaja ditutup-tutupi,” tegasnya.
Toney bahkan mengunggah rekaman insiden tersebut di media sosial sebagai bentuk protes terhadap keputusan yang dinilai kontroversial.
Tuduhan Liga ‘Mengarah ke Satu Juara’
Pemain Al Ahli lainnya, Galeno, melontarkan tudingan lebih keras. Ia menilai ada skenario untuk menyerahkan trofi kepada pihak tertentu.
“Mereka ingin menyerahkan trofi kepada satu orang. Ini tidak menghormati klub kami,” tulis Galeno.
Bek Al Ahli, Merih Demiral, juga menyoroti keputusan wasit yang dinilai konsisten menguntungkan Al Nassr.
“Keputusan selalu menguntungkan Al Nassr. Setiap musim mereka dibantu mendekati gelar,” ujarnya.
Liga Disorot, Transparansi Dipertanyakan
Gelombang kritik ini memicu sorotan terhadap integritas kompetisi di Saudi Pro League. Publik kini mempertanyakan independensi wasit dan transparansi penyelenggaraan liga.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari operator liga terkait tudingan tersebut.
Jika tidak ditangani secara transparan, polemik ini berpotensi mencederai kredibilitas kompetisi dan memicu krisis kepercayaan publik terhadap sepak bola Arab Saudi. (*)
Poin Utama Berita
- Pemain Al Ahli tuding ada keberpihakan untuk Al Nassr dan Cristiano Ronaldo
- Kontroversi muncul usai laga Al Nassr vs Al Ahli
- Ivan Toney kritik keputusan wasit dan momen penalti yang diabaikan
- Galeno sebut ada upaya menyerahkan trofi kepada “satu orang”
- Merih Demiral nilai wasit konsisten menguntungkan Al Nassr
- Al Nassr kini di ambang juara Saudi Pro League
- Publik mulai soroti transparansi dan integritas liga
- Operator liga belum beri klarifikasi resmi

















